Jakarta, CoreNews.id – Pemerintah Arab Saudi mengecam keras serangan rudal dan drone yang dilancarkan Iran ke wilayah Kuwait pada Senin (1/6/2026). Kementerian Luar Negeri Saudi menyebut serangan tersebut sebagai tindakan berulang dan keji yang melanggar kedaulatan Kuwait serta bertentangan dengan hukum internasional dan Piagam PBB.
Serangan itu berhasil digagalkan oleh sistem pertahanan udara Kuwait. Militer Kuwait menyatakan rudal dan drone musuh berhasil dicegat sebelum mencapai target. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat insiden tersebut.
“Kerajaan menegaskan penolakan kategorisnya terhadap serangan-serangan ini, yang melanggar kedaulatan Negara Kuwait dan merupakan pelanggaran yang jelas terhadap hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” demikian pernyataan resmi pemerintah Saudi.
Riyadh juga menegaskan solidaritas penuh kepada Kuwait dan mendukung langkah negara tersebut dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional. Ketegangan meningkat setelah Komando Pusat Amerika Serikat mengungkap dua rudal balistik Iran yang menargetkan pasukan AS di Kuwait berhasil dicegat tanpa menimbulkan korban.













