Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Gagal Berangkatkan 900 Calon Jamaah Umrah, Hanania Berurusan Dengan Hukum

by Irawan Djoko Nugroho
2 Juni 2026 | 11:52
in Nasional
Menurut Harun, Hanania sebenarnya merupakan travel resmi yang ijinnya dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) sebagai PPIU pada 2023. Hanania juga telah memiliki ijin PIHK sejak 2025.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Harun Al Rasyid. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) PT Khazanah Tama Internasional atau Hanania diduga merugikan ratusan orang calon jamaah. Berdasar laporan dari jamaah Hanania, ada 900 orang jamaah yang gagal berangkat.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Harun Al Rasyid di Jakarta, (2/6/2026). Menurut Harun, Hanania sebenarnya merupakan travel resmi yang ijinnya dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) sebagai PPIU pada 2023. Hanania juga telah memiliki ijin PIHK sejak 2025.

Dari banyaknya jamaah umrah yang gagal tersebut, mediasi kemudian dilakukan. Berdasar hasil mediasi pada 14 April 2026, pihak korban dan Hanania sepakat bila pengembalian uang akan dilakukan secara penuh (100 persen) dengan pembayaran bertahap yakni 30 persen (29 Mei), 40 persen (31 Juli) dan 30 persen (31 Agustus). Sayangnya, pada pembayaran 30 persen (29 Mei) tidak ada realisasinya.

Gagalnya mediasi kemudian berujung pada langkah hukum. Menurut Harun, pihak kepolisian telah mengambil tindakan cepat dengan menahan Direktur Utama Hanania karena kasus tersebut. Diharapkan, pihak kepolisian segera menelusuri aset yang dimiliki pihak Hanania agar bisa dimanfaatkan untuk pengembalian dana para korban.*

READ  Respon KLB Campak di Sumenep, PMI Pusat Kirim Bantuan Logistik
Tags: Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Harun Al RasyidHanania
Previous Post

Teddy Bantah Prabowo Abaikan Permintaan Pertemuan Kepala Negara

Next Post

Arab Saudi Kecam Serangan Iran ke Kuwait, Sebut Langgar Hukum Internasional

Next Post
Arab Saudi Kecam Serangan Iran ke Kuwait, Sebut Langgar Hukum Internasional

Arab Saudi Kecam Serangan Iran ke Kuwait, Sebut Langgar Hukum Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Menurut Sodik, penyelenggaraan Grand BAZNAS Awards 2026 merupakan bagian dari implementasi Asta Stratas dan Asta Prioritas BAZNAS 2026–2031, khususnya dalam membangun ekosistem yang produktif dan kolaboratif, memperkuat jaringan dan kolaborasi, serta mendorong perbaikan dan inovasi dalam manajemen BAZNAS.

100 Penggerak Zakat Terbaik Dapat Penghargaan di Grand BAZNAS Awards 2026

16 Oktober 2026 | 11:19
Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
Ketua KPK Belum Terima Surat Hasto Soal Praperadilan

OTT KPK di Klaten, Sejumlah Pejabat dan Swasta Diamankan

16 Oktober 2026 | 11:36
KPK Terapkan Work From Anywhere Akibat Aksi Demonstrasi di Jakarta

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Klaten, Bupati Disebut Turut Diamankan

16 Oktober 2026 | 11:30
Bahlil: Adies Kadir Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Jadi Hakim MK

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman, Antrean Panjang Terkendala Distribusi

16 Oktober 2026 | 16:30
protein-bar-tempe-indonesia-ekspor-australia-us-1-juta

Protein Bar Tempe Indonesia Raih Komitmen Ekspor US$1 Juta

16 Oktober 2026 | 18:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved