Jakarta, CoreNews.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) resmi mengeksekusi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 4 berkapasitas 55 megawatt (MW) di Sumatera Selatan. Langkah ini menjadi bagian strategi perusahaan dalam mempercepat transisi energi bersih nasional.
Eksekusi proyek ditandai melalui kick off meeting pada 15 April 2026. Proyek berada di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lumut Balai dan Margabayur, yang dinilai memiliki potensi sumber daya signifikan.
Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan pengembangan ini bukan sekadar penambahan kapasitas listrik, tetapi juga bentuk komitmen terhadap keberlanjutan energi. “Proyek ini mendukung target bauran energi nasional sekaligus kontribusi Indonesia menuju net zero emissions,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 17 April 2026.
Tahapan proyek meliputi pembangunan infrastruktur, pengeboran sumur eksplorasi, hingga uji produksi dan penerbitan Notice of Resource Confirmation (NORC). PGE menargetkan tahap eksplorasi rampung pada Oktober 2027. Pada fase awal, perusahaan akan mengebor tiga sumur dengan nilai investasi sekitar US$ 32,21 juta.
Secara teknis, WKP Lumut Balai memiliki area sumber daya panas bumi seluas 22 hingga 66 kilometer persegi. Studi geosains terbaru menunjukkan cadangan mampu mendukung tambahan kapasitas 55 MW. PLTP Lumut Balai Unit 4 ditargetkan beroperasi penuh pada 2032.
Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE Edwil Suzandi menyebut lokasi pengeboran berada di zona prospektif dengan permeabilitas tinggi. “Hal ini meningkatkan peluang keberhasilan eksplorasi secara lebih terukur,” katanya.
Sementara itu, Direktur Operasi Andi Joko Nugroho menilai proyek ini penting untuk meningkatkan cadangan terbukti sekaligus mendukung target pengembangan 1 gigawatt (GW) PGE.
Proyek ini juga telah masuk dalam RUPTL 2025–2034 dan didukung skema Power Purchase Agreement (PPA). Dengan pertumbuhan kebutuhan listrik Sumatera Selatan yang mencapai 6,07 persen per tahun, proyek ini dinilai memiliki prospek komersial yang kuat.













