Jakarta, CoreNews.id – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan adanya peningkatan aktivitas Gunung Slamet di Jawa Tengah yang perlu diwaspadai oleh pemerintah daerah dan masyarakat di sekitarnya.
Kepala PVMBG Priatin Hadi Wijaya menyatakan, Gunung Slamet yang mencakup wilayah Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes membutuhkan kesiapsiagaan lintas daerah. Sosialisasi mitigasi pun dilakukan agar respons penanganan lebih terarah.
Indikator Aktivitas Vulkanik Meningkat
PVMBG mencatat dua indikator utama peningkatan aktivitas, yakni kenaikan suhu kawah dan meningkatnya aktivitas kegempaan vulkanik.
Berdasarkan citra termal, suhu kawah Gunung Slamet naik signifikan dari sekitar 280 derajat Celcius sebelum Maret 2026 menjadi 460 derajat Celcius. Selain itu, gempa berfrekuensi rendah juga meningkat, mengindikasikan pergerakan magma ke permukaan.
“Hal ini menunjukkan adanya dinamika di dalam tubuh gunung api sehingga perlu kewaspadaan bersama,” ujar Priatin, 23/4/2026.
BPBD Tingkatkan Kesiapsiagaan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas turut meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi. Pemantauan terus dilakukan, terutama terkait fluktuasi suhu kawah yang sempat mencapai 478 derajat Celcius.
Kepala BPBD Banyumas Dwi Irawan Sukma menegaskan, koordinasi lintas daerah akan diperkuat untuk menentukan langkah mitigasi lanjutan.
Wilayah Aman, Masyarakat Tetap Waspada
Secara geografis, wilayah selatan Banyumas relatif aman. Namun, daerah seperti Baturraden, Sumbang, Kedungbanteng, dan Cilongok tetap menjadi fokus pemantauan.
Aktivitas wisata di Baturraden masih dinilai aman, tetapi masyarakat diimbau tidak lengah dan selalu mengikuti informasi resmi.
Status Masih Waspada
Saat ini Gunung Slamet berstatus Level II (Waspada). PVMBG membuka kemungkinan evaluasi status jika aktivitas terus meningkat, termasuk perluasan radius aman dari dua menjadi tiga kilometer dari kawah.
Masyarakat diminta memahami jalur evakuasi dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.













