Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Konser “Badai Pasti Berlalu” Hidupkan Nostalgia Karya Erros Djarot di Balai Sarbini

by Teguh Imam Suyudi
26 April 2026 | 19:00
in Gaya Hidup
kepribadian-dilihat-dari-genre-musik-favorit

Ilustrasi Konser Musik (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta. CoreNews.id – Konser “Badai Pasti Berlalu” menghadirkan nostalgia karya maestro Erros Djarot di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (25/4/2026) malam. Pertunjukan ini menandai 52 tahun perjalanan berkarya Erros, terutama melalui album legendaris “Badai Pasti Berlalu” (1977).

Musisi lintas generasi meramaikan panggung

Sejumlah penyanyi tampil membawakan lagu ikonik yang pernah dipopulerkan Chrisye dan Yockie Suryo Prayogo. Once Mekel membuka konser lewat “Selamat Jalan Kasih” dan “Merpati Putih”. Penampilan berlanjut dengan Ardhito Pramono, Vina Panduwinata, hingga Titi DJ yang menghadirkan nuansa emosional.

Aransemen baru, ruh tetap terjaga

Konser ini juga menampilkan DirlyDave dan Rio Febrian, serta duet Vina Panduwinata dan Titi DJ sebagai penutup. Seluruh lagu diaransemen ulang oleh Demas Narawangsa dan Yankjay, menghadirkan warna baru tanpa menghilangkan karakter aslinya.

Erros menegaskan, karya-karyanya lahir dari semangat kebersamaan dan cinta. “Semua ini tidak berarti tanpa dukungan teman-teman,” ujarnya.

Konser yang digagas Kolam Ikan Creative Communication ini menjadi ruang temu generasi untuk merayakan warisan musik Indonesia yang tetap relevan.

READ  Kiat Siapkan Kesehatan yang Prima untuk Rayakan Tahun Naga Kayu
Tags: Badai Pasti BerlaluErros Djarotkonser Jakarta
Previous Post

Hari Apakah 26 April? Dari Kesiapsiagaan Bencana hingga Perlindungan Inovasi Global

Next Post

Mendiktisaintek Tekankan Tiga Kunci Hadapi Disrupsi Global: Sains, Sinergi, dan Kolaborasi Internasional

Next Post
kemdiktisaintek-minta-kampus-serius-bina-maba-usai-kasus-unsri

Mendiktisaintek Tekankan Tiga Kunci Hadapi Disrupsi Global: Sains, Sinergi, dan Kolaborasi Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Pendapat Esther tersebut menanggapi persetujuan Komite Tapera terkait kebijakan mempertahankan suku bunga Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 5 persen untuk rumah tapak dan 6 persen untuk rumah susun subsidi. Selain itu juga menanggapi dibukanya opsi tenor pembiayaan hingga 40 tahun untuk meningkatkan keterjangkauan masyarakat oleh Komite.

Tenor KPR Subsidi 40 Tahun Perlu Seleksi Ketat Debitur

31 Juli 2026 | 14:27
Ilustrasi Musim Kemarau Dibuat Kecerdasan Buatan

MKG Prediksi El Nino Bertahan Hingga Awal 2027

31 Juli 2026 | 09:00
BGN Temukan Anomali 414 SPPG, Dana Rp311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara

BGN Temukan Anomali 414 SPPG, Dana Rp311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara

31 Juli 2026 | 16:14
Menurut Henri kembali, pemanfaatan data SLIK pada dasarnya bergantung pada kebijakan dan selera risiko (risk appetite) masing-masing bank maupun analis kredit. Ada analis yang sangat ketat dalam menilai riwayat kredit, termasuk terhadap keterlambatan pembayaran yang sifatnya ringan atau hanya terjadi satu kali.

Penghapusan Kredit Macet di Bawah Rp 1 Juta dari SLIK Berdampak Pada Proses Analisis Kredit

31 Juli 2026 | 13:52
mayoritas-kawasan-industri-dapat-proper-merah-2025

Prabowo Targetkan Gunungan Sampah di Indonesia Tuntas pada Akhir 2027

31 Juli 2026 | 13:56
hakim-kejagung-tppu-nadiem

KY Rekomendasikan Sanksi 121 Hakim

31 Juli 2026 | 13:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved