Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Apindo Khawatir Kenaikan Inflasi Tekan Daya Beli Masyarakat

by Miroji
4 Juni 2026 | 15:06
in Ekonomi
Apindo Khawatir Kenaikan Inflasi Tekan Daya Beli Masyarakat

sumber foto: rri

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengkhawatirkan penurunan daya beli masyarakat seiring meningkatnya laju inflasi pada Mei 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tercatat sebesar 0,28 persen secara bulanan (mtm) dan 3,08 persen secara tahunan (yoy), lebih tinggi dibandingkan April 2026 yang berada pada level 2,42 persen (yoy).

Analis Kebijakan Ekonomi Apindo, Ajib Hamdani, mengatakan kenaikan inflasi mencerminkan meningkatnya harga barang dan jasa yang berpotensi menekan kemampuan belanja masyarakat. “Masyarakat tentunya akan mengurangi belanja, terutama untuk produk-produk tertentu yang mengalami kenaikan harga,” ujarnya.

Menurut Ajib, melemahnya daya beli dapat berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional karena konsumsi rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar perekonomian Indonesia. Ia menilai kenaikan harga sejumlah komoditas dipicu tingginya permintaan yang tidak diimbangi ketersediaan pasokan.

READ  Paper.id Perluas Akses Pembiayaan UKM untuk Penagihan dan Pembayaran Digital
Tags: Ajib HamdaniApindoBPScabai merahdaya beli masyarakatHarga Berasinflasi Mei 2026konsumsi rumah tangga.minyak gorengpertumbuhan ekonomi
Previous Post

AS Usulkan Tarif Baru hingga 12,5 Persen untuk Puluhan Mitra Dagang

Next Post

Penyebab Rupiah Turun Jadi Rp 18.000 per Dolar AS Versi BI

Next Post
Pelemahan rupiah tersebut menurut Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti di Jakarta (4/6/2026), dipengaruhi faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal adalah adanya eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. Menurutnya kembali, meningkatnya ketegangan geopolitik tersebut menahan prospek perdamaian kawasan, mendorong harga minyak tetap tinggi, serta meningkatkan risiko inflasi global dan arus keluar modal dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

Penyebab Rupiah Turun Jadi Rp 18.000 per Dolar AS Versi BI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Alasan KIM Pilih Rosan Roeslani Sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Gibran

IHSG Anjlok di Bawah 5.000, Danantara Bidik Peluang Investasi Saham BUMN

20 Oktober 2026 | 14:46
Mahasiswa Gelar Aksi, Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Mahasiswa Gelar Aksi, Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

20 Oktober 2026 | 11:19
5 Tuntutan Aksi Mahasiswa, Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

5 Tuntutan Aksi Mahasiswa, Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

20 Oktober 2026 | 11:37
BEI selain mengeluarkan kebijakan HSC, juga tengah menyiapkan inisiatif untuk menambahkan keterangan mengenai status afiliasi atau nonafiliasi dalam publikasi nama pemegang saham dengan kepemilikan minimal 1 persen. Inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan integritas data pasar. BEI akan mengumumkan waktu efektif penerapannya kemudian

80 Saham Dengan Konsentrasi Kepemilikan Tinggi Dikeluarkan dari IHSG

20 Oktober 2026 | 11:56
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Mantan KSAD Subagyo HS

Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Mantan KSAD Subagyo HS

20 Oktober 2026 | 13:44
Prabowo: Pemuda Jangan Takut Bermimpi dan Gagal Demi Indonesia Maju

MUI Ajak Masyarakat Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

20 Oktober 2026 | 12:32
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved