Jakarta, CoreNews.id – Perubahan cara konsumen mencari informasi di era kecerdasan buatan (AI) mendorong perusahaan untuk menyesuaikan strategi pemasaran digital mereka. Menjawab kebutuhan tersebut, Avonetiq resmi meluncurkan AVO AI, platform yang dirancang untuk membantu brand meningkatkan visibilitas dan peluang direkomendasikan oleh berbagai platform AI generatif.
Peluncuran AVO AI dilakukan di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (5/6/2026). Platform ini memungkinkan perusahaan memantau bagaimana brand mereka muncul dan direpresentasikan dalam jawaban AI seperti ChatGPT, Gemini, Claude, Perplexity, hingga Google AI Overviews.
AI Menjadi Kanal Baru Penemuan Brand
Jika sebelumnya perusahaan berfokus pada optimasi mesin pencari atau Search Engine Optimization (SEO), kini konsumen semakin sering mengandalkan AI untuk mencari rekomendasi produk, membandingkan layanan, hingga memperoleh referensi sebelum mengambil keputusan.
Perubahan ini membuat posisi sebuah brand tidak lagi hanya ditentukan oleh peringkat di mesin pencari, tetapi juga oleh seberapa sering dan seberapa akurat brand tersebut direkomendasikan oleh sistem AI.
Tren tersebut diperkirakan terus berkembang. Gartner memprediksi penggunaan mesin pencari tradisional akan menurun hingga 25 persen pada 2026 seiring meningkatnya penggunaan chatbot AI dan virtual agent sebagai sumber informasi. Di sisi lain, Adobe Analytics mencatat lonjakan traffic dari platform AI generatif ke situs retail hingga 1.200 persen dalam tujuh bulan terakhir.
Membantu Brand Memahami Cara AI Merekomendasikan Informasi
Co-Founder & Partner Avonetiq, Alexandro Wibowo, mengatakan metrik digital konvensional seperti traffic website dan engagement tidak lagi cukup untuk menggambarkan bagaimana sebuah brand ditemukan oleh konsumen yang menggunakan AI.
“Ketika konsumen mulai bertanya langsung kepada AI, perusahaan perlu memahami bagaimana brand mereka direpresentasikan dalam jawaban yang diberikan sistem AI,” ujarnya.
Melalui AVO AI, pengguna dapat memantau kemunculan brand di berbagai model AI, menganalisis sumber informasi yang digunakan AI, membandingkan posisi dengan kompetitor, serta memperoleh rekomendasi strategis untuk meningkatkan visibilitas brand.
Menurut Alexandro, kemampuan sebuah brand untuk dipahami dan direkomendasikan oleh AI akan menjadi faktor penting dalam proses pengambilan keputusan konsumen di masa depan. Karena itu, AVO AI dikembangkan untuk membantu perusahaan, praktisi pemasaran, dan agensi beradaptasi dengan era AI Search yang semakin berkembang.












