Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Dampak Pelemahan Rupiah di Perbankan Masih Terbatas

by Irawan Djoko Nugroho
25 Juni 2026 | 13:36
in Ekonomi
Menurut Dian, salah satu faktor penopangnya adalah rendahnya eksposur valuta asing perbankan yang tercermin dari Posisi Devisa Neto (PDN). Per April 2026, PDN industri perbankan tercatat sebesar 1,63% dan masih berada jauh di bawah batas maksimum regulator sebesar 20%. Selain itu, kualitas kredit juga masih terjaga.

Otoritas Jasa Keuangan. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Pelemahan nilai tukar rupiah yang belakangan mendekati level Rp 18.000 per dolar AS memang berpotensi meningkatkan biaya produksi dan inflasi akibat naiknya harga barang impor. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat mempengaruhi daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi. Sekalipun demikian, hingga saat ini dampak langsung terhadap industri perbankan masih relatif terbatas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam jawaban tertulis, dikutip (25/6/2026). Menurut Dian, salah satu faktor penopangnya adalah rendahnya eksposur valuta asing perbankan yang tercermin dari Posisi Devisa Neto (PDN). Per April 2026, PDN industri perbankan tercatat sebesar 1,63% dan masih berada jauh di bawah batas maksimum regulator sebesar 20%. Selain itu, kualitas kredit juga masih terjaga.

Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) juga dicatat sebesar 2,17%, sedangkan likuiditas perbankan tetap kuat dengan rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) dan Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) yang berada di atas ketentuan minimum. Sementara itu, LDR berada di level 86,88%, atau masih dalam rentang yang sehat. Sedangkan Liquidity Coverage Ratio (LCR), dicatat sebesar 192,37%, jauh di atas threshold sehingga masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek perbankan.

Sekalipun kondisi industri masih solid, pelemahan rupiah yang berkepanjangan tetap berpotensi meningkatkan risiko kredit. Terutama bagi debitur yang memiliki kewajiban atau aktivitas usaha yang terkait dengan valuta asing. Karena itu, OJK meminta perbankan memastikan kecukupan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) serta menjaga ketahanan permodalan. Hingga April 2026, rasio CKPN terhadap NPL dicatat sebesar 165,35%, sedangkan Capital Adequacy Ratio (CAR) mencapai 23,97%.*

READ  OJK Rilis QR Code STTD untuk Cegah Pialang Asuransi Ilegal
Tags: Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana RaeOJK
Previous Post

Kemensos Dukung Film Pendek Sekolah Rakyat untuk Perluas Edukasi Masyarakat

Next Post

Putin Tegaskan Rusia Siap Lanjutkan Perundingan Damai dengan Ukraina

Next Post
Putin: Perang Tak Berakhir Sampai Terbentuk Negara Palestina

Putin Tegaskan Rusia Siap Lanjutkan Perundingan Damai dengan Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

karim-siregar-country-director-google-cloud

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar sebagai Country Director Indonesia

24 Juni 2026 | 09:00
Pakar AS: Reaktor Nuklir Modular Kecil Cocok Dikembangkan di Indonesia

Pakar AS: Reaktor Nuklir Modular Kecil Cocok Dikembangkan di Indonesia

24 Juni 2026 | 14:50
Prabowo Sebut NU Pilar Stabilitas dan Penjaga Persatuan Bangsa

Prabowo Sebut NU Pilar Stabilitas dan Penjaga Persatuan Bangsa

24 Juni 2026 | 16:11
indonesia-dibantai-jepang-0-6-kualifikasi-piala-dunia-2026

Portugal Pesta Gol ke Gawang Uzbekistan, Kolombia Kalahkan Panama di Grup K Piala Dunia 2026

24 Juni 2026 | 17:00
indonesia-dibantai-jepang-0-6-kualifikasi-piala-dunia-2026

Grup L Piala Dunia 2026: Inggris Ditahan Ghana 0-0, Kroasia Jaga Asa Lolos Usai Kalahkan Panama

24 Juni 2026 | 18:00
Kasus HIV/AIDS di Kota Bandung Tertinggi di Jabar, Naik 30 Persen per Tahun

Kasus HIV/AIDS di Kota Bandung Tertinggi di Jabar, Naik 30 Persen per Tahun

29 Juli 2025 | 15:33
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved