Jakarta, CoreNews.id – Sebanyak 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) akan diterjunkan untuk membina karakter siswa Sekolah Rakyat di 178 titik lokasi di seluruh Indonesia mulai awal Agustus 2026. Program hasil kolaborasi Kementerian Sosial (Kemensos) dan TNI ini bertujuan membentuk kedisiplinan serta kemandirian peserta didik sejak awal masa pendidikan berasrama.
Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dengan Danjen Akademi TNI Letjen R. Sidiharta Wisnu Graha di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
“Kami akan siapkan 1.000 orang, termasuk pengasuh taruna, baik tingkat satu maupun tingkat dua,” kata Wisnu.
Setiap Sekolah Rakyat akan didampingi lima taruna selama satu pekan. Mereka akan memberikan pembinaan dasar, seperti merapikan tempat tidur, menyetrika seragam, menata lemari pakaian, hingga menyemir sepatu.
Wamensos Agus Jabo mengatakan pembinaan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025. Menurutnya, keterlibatan TNI sejak awal diharapkan mampu memperkuat disiplin, karakter, dan kemampuan adaptasi siswa maupun guru di lingkungan Sekolah Rakyat.













