Tel Aviv, CoreNews.id — Israel menyerang pangkalan militer Suriah setelah Tel Aviv memberikan beberapa peringatan kepada Damaskus mengenai kehadiran militer Turki di negara tersebut. Israel tidak akan menoleransi penguatan posisi militer Turki di Suriah yang mengancam Israel.
Hal tersebut disampaikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam sebuah unggahan di X. Menurut Netanyahu kembali, ia melihat Suriah tidak mendengarnya dengan cukup jelas. Karena itu pihaknya telah memastikan mereka memahaminya dengan lebih baik.
Sebagai informasi pada Selasa, IDF menyerang lapangan terbang militer Abu al-Duhur di wilayah Idlib, Suriah. Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan bahwa Suriah berada di ambang pelanggaran status quo terkait masalah keamanan dengan mengizinkan kehadiran pasukan darat Turki.*













