Jakarta, CoreNews.id – Memaknai kemerdekaan pada bulan Agustus tidak hanya berkaitan dengan perayaan nasional, tetapi juga kebebasan menentukan nilai profesional di dunia kerja. Jobstreet by SEEK membagikan lima langkah strategis agar pencari kerja lebih percaya diri dalam menegosiasikan gaji dan terhindar dari tawaran kompensasi di bawah standar.
Menurut Jobstreet by SEEK, 14/8/2026, tantangan pencari kerja tidak hanya berupa tawaran gaji yang rendah, tetapi juga ketimpangan kompensasi serta proses rekrutmen panjang yang berakhir dengan penawaran tidak sesuai ekspektasi.
Lima strategi memperkuat posisi tawar
Langkah pertama adalah memahami benchmark gaji pasar secara realistis. Kandidat perlu menggunakan data kompensasi berdasarkan posisi, pengalaman, industri, dan lokasi, bukan sekadar mengandalkan informasi dari teman atau forum daring.
Kedua, pencari kerja disarankan melakukan penyaringan sejak awal untuk menghindari siklus rekrutmen yang tidak sesuai ekspektasi. Informasi mengenai rentang gaji dapat membantu kandidat menentukan posisi yang layak dilanjutkan.
Ketiga, transparansi data kompensasi dinilai penting untuk mengurangi ketimpangan gaji. Standar yang terbuka dapat mendorong perusahaan memberikan kompensasi berdasarkan kompetensi dan tanggung jawab pekerjaan.
Keempat, Jobstreet by SEEK menyediakan Fitur Jelajah Gaji (Salary Exploration Tool) yang memungkinkan pengguna melihat informasi kompensasi berdasarkan jabatan, industri, pengalaman, dan lokasi di Indonesia.
Kelima, data tersebut dapat dijadikan fondasi saat melakukan negosiasi. Ketika ditanya mengenai ekspektasi gaji, kandidat dapat menyampaikan kisaran berdasarkan standar pasar sehingga posisi tawarnya lebih kuat.
Jobstreet by SEEK menilai akses terhadap informasi kompensasi membantu pencari kerja mengambil keputusan karier secara lebih terukur. Dengan memahami nilai pasar, kandidat dapat memilih pekerjaan yang menghargai kompetensi dan kontribusinya secara adil.













