Jakarta, CoreNews.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) meraih Penghargaan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 Bidang Konservasi Spesies dan Genetik dari Kementerian Kehutanan.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK) dalam upaya penyelamatan dan pelestarian burung pemangsa, khususnya Elang Jawa (Nisaetus bartelsi).
Penghargaan diserahkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kepada Direktur Operasi PGE Andi Joko Nugroho dalam pembukaan HKAN 2026 di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026).
Raja Juli mengatakan peringatan HKAN menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati melalui pendekatan kreatif dan inovatif.
Satu Dekade Konservasi Elang Jawa
PKEK berdiri pada 2014 melalui kemitraan PGE dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dan Raptor Indonesia.
Selama lebih dari satu dekade, PKEK telah melakukan konservasi terhadap 392 ekor elang dan melepasliarkan 153 ekor ke habitat alaminya. Satwa tersebut antara lain berasal dari hasil sitaan, serahan masyarakat, hingga korban konflik dengan manusia.

PGE juga mengalokasikan sekitar 116 hektare kawasan di Wilayah Kerja Panas Bumi Kamojang untuk mendukung konservasi Elang Jawa.
Kawasan itu dilengkapi fasilitas karantina, observasi, rehabilitasi, serta kandang pelatihan terbang. PKEK juga menjalankan edukasi konservasi bagi pelajar dan masyarakat serta melibatkan warga sekitar.
Elang Jawa Menghadapi Beragam Ancaman
Elang Jawa merupakan satwa endemik Indonesia yang menginspirasi lambang Garuda. Populasinya menghadapi ancaman perburuan, perdagangan ilegal, dan penyusutan habitat akibat alih fungsi hutan.
Proses rehabilitasi juga membutuhkan waktu dan ketelitian sebelum elang dinyatakan siap kembali ke alam.

Andi Joko, 14/8/2026, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa pengembangan energi panas bumi harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem.
Menurut dia, keberlanjutan energi dan kelestarian alam merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
Komitmen lingkungan PGE di Kamojang juga tercermin dari raihan PROPER Emas selama 15 kali berturut-turut. Sementara PGE Area Ulubelu meraih penghargaan serupa empat kali berturut-turut.
PGE menilai berbagai capaian tersebut memperkuat komitmen perusahaan untuk mengembangkan energi panas bumi sekaligus menjaga keanekaragaman hayati di sekitar wilayah operasional.













