Jakarta, CoreNews.id – Jobstreet by SEEK menyoroti lima kunci yang perlu diperhatikan pemimpin sumber daya manusia (HR) dalam membangun SDM masa depan di tengah perubahan dunia kerja.
Hal tersebut disampaikan praktisi HR Dina Sitopu dalam episode pertama Power Talks Season 2 Jobstreet by SEEK. Dina memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di perusahaan multinasional.
Lima kunci kepemimpinan HR
- HR menjadi mitra strategis bisnis. HR perlu memahami arah bisnis, target perusahaan, serta bahasa berbagai fungsi seperti pemasaran, produktivitas, keselamatan, kualitas, dan rantai pasok.
- Coaching dibangun sebagai ekosistem. Coaching tidak cukup dilakukan sebagai program satu kali, tetapi perlu menjadi bagian dari peran people manager melalui pelatihan, komunitas, sertifikasi, dan praktik yang konsisten.
- Keputusan HR memadukan data dan kemanusiaan. Data dan fakta menjadi dasar pengambilan keputusan, tetapi HR juga perlu mendengarkan pemangku kepentingan serta mempertimbangkan dampak keputusan terhadap manusia.
- Psychological safety menjadi fondasi. Lingkungan kerja perlu membuat karyawan berani menyampaikan kekhawatiran dan pendapat. Pemimpin dituntut mudah ditemui, tetapi tetap profesional dan konsisten menerapkan standar.
- Pemimpin HR harus berani membangun kepercayaan. Pemimpin perlu menjaga kredibilitas, menepati janji, menetapkan prioritas, serta berani menghadapi tantangan dan perubahan.
Kinerja dan kemanusiaan
Dina mengatakan pemimpin HR yang baik tidak sekadar berusaha disukai atau ditakuti, melainkan menjadi sosok yang dipercaya dan dihormati.
“Pemimpin HR yang hebat selalu memimpin dengan keberanian, membantu orang menjadi versi terbaik dari dirinya, dan membentuk bisnis dengan memastikan kemanusiaan serta kinerja dapat tumbuh bersama,” ujar Dina.
Sementara itu, Head of Country Marketing Jobstreet by SEEK Indonesia Sawitri mengatakan HR masa depan perlu mampu berbicara dalam bahasa bisnis sekaligus membangun kepercayaan.
Menurut dia, perpaduan kinerja dan kemanusiaan menjadi faktor penting untuk mempersiapkan perusahaan dan SDM menghadapi perubahan.













