Kebakaran yang dilaporkan terjadi di area komersial dan ruang panel listrik Stasiun Gambir berhasil dikendalikan pada Sabtu malam. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dan 60 personel dikerahkan. KAI memastikan seluruh perjalanan kereta tidak terganggu.
Jakarta, CoreNews.id – Kebakaran yang melanda Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/11/2026) malam tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan seluruh keberangkatan dan kedatangan kereta tetap berjalan normal.
Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi di area selatan lantai dasar stasiun. Informasi awal KAI menyebutkan satu tenant makanan terdampak, sementara laporan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menyebut adanya kebakaran di ruang panel listrik.
Puluhan petugas dikerahkan
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, 7/11/2026, mengatakan petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima informasi kejadian.
Api dilaporkan berhasil dipadamkan pada pukul 20.55 WIB, sekitar 18 menit setelah kejadian dilaporkan kepada petugas KAI pada pukul 20.37 WIB.
Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan fasilitas hydrant di area peron jalur 1 dan jalur 4. Sebanyak empat unit kendaraan pemadam kebakaran juga tiba di lokasi pada pukul 20.48 WIB.
Sementara itu, berdasarkan laporan Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, penanganan kebakaran melibatkan 15 unit mobil pemadam dengan kekuatan 60 personel.
Petugas menerima laporan dari warga pada pukul 20.23 WIB dan tiba di lokasi sembilan menit kemudian. Operasi pemadaman dimulai pukul 20.34 WIB. Api berhasil dilokalisasi pada pukul 20.50 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga operasi dinyatakan selesai pukul 21.15 WIB.
Penyebab kebakaran masih diselidiki
Asap dari lokasi kejadian sempat mengarah ke jalur 1 Stasiun Gambir. Namun, menurut KAI, kondisi tersebut tidak berdampak terhadap kelancaran perjalanan kereta.
KAI Daop 1 Jakarta akan melakukan evaluasi bersama pihak terkait untuk mengetahui penyebab kebakaran sekaligus meninjau aspek keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
Franoto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ia menegaskan KAI tetap mengutamakan keselamatan penumpang dan keandalan operasional stasiun.













