Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Utang Pemerintah Capai Rp 8.473,9 Triliun per September 2024

by Irawan Djoko Nugroho
11 November 2024 | 11:02
in Ekonomi
Secara umum, utang pemerintah didominasi oleh instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yaitu sebesar 88,31%. Hingga akhir September 2024, penerbitan SBN tercatat sebesar Rp 7.483,09 triliun. Penerbitan ini terbagi menjadi SBN domestik dan SBN valuta asing (valas). SBN Domestik sebesar Rp 6.103,90 triliun yang terbagi menjadi Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp 4.871,60 triliun serta Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 1.232,30 triliun. Sementara itu, SBN Valas sebesar Rp 1.379,19 triliun dengan rincian, SUN sebesar Rp 1.045,64 triliun dan SBSN senilai Rp 333,55 triliun

Ilustrasi: Utang Luar Negeri

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Utang pemerintah berdasar dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bertambah Rp 11,97 triliun atau meningkat 0,14% dibandingkan posisi utang pada akhir Agustus 2024 yang sebesar Rp 8.461,93 triliun. Per akhir September 2024, utang pemerintah mencapai Rp 8.473,90 triliun.

Hal ini dilansir Kemenkeu dalam laporannya, dikutip (11/11/2024). Kemenkeu juga menyatakan, rasio utang yang tercatat per akhir September 2024 ini masih di bawah batas aman 60% PDB sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Keuangan Negara.

Secara umum, utang pemerintah didominasi oleh instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yaitu sebesar 88,31%. Hingga akhir September 2024, penerbitan SBN tercatat sebesar Rp 7.483,09 triliun. Penerbitan ini terbagi menjadi SBN domestik dan SBN valuta asing (valas). SBN Domestik sebesar Rp 6.103,90 triliun yang terbagi menjadi Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp 4.871,60 triliun serta Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 1.232,30 triliun. Sementara itu, SBN Valas sebesar Rp 1.379,19 triliun dengan rincian, SUN sebesar Rp 1.045,64 triliun dan SBSN senilai Rp 333,55 triliun.*

READ  Utang Pemerintah Naik Jadi Rp 7.891,61 Triliun Per September 2023
Tags: APBNSBNSBN ValasUtang Pemerintah
Previous Post

Gibran Buka Layanan Pengaduan Masyarakat di Istana Wapres      

Next Post

Mayat Wanita Ditemukan di Cikupa Tangerang

Next Post
Mayat Wanita Ditemukan di Cikupa Tangerang

Mayat Wanita Ditemukan di Cikupa Tangerang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

KB Bank kini terus melihat adanya ruang untuk meningkatkan kredit ke sektor tersebut apabila prospeknya tetap positif dan hasil analisis kredit menunjukkan kondisi yang memadai. Dengan demikian, ekspansi kredit ke sektor TPT dan garmen akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri serta kualitas calon debitur

KB Bank Siap Tingkatkan Kredit ke Sektor TPT dan Garmen

24 September 2026 | 15:13
Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

25 September 2026 | 13:38
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
KPK Periksa 4 ASN Cirebon dan Tetapkan GM Hyundai sebagai Tersangka Suap PLTU

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Penggeledahan Kanwil BPN Jatim

25 September 2026 | 15:49
Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

25 September 2026 | 12:52
Menurut Ashley kembali, risiko terhadap hati bergantung pada jenis vitamin yang dikonsumsi. Vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C dan vitamin B, akan dikeluarkan dari tubuh ketika dikonsumsi berlebihan. Lalu vitamin yang larut dalam lemak yaitu vitamin A, D, E, dan K, disimpan di hati dan jaringan lemak.

Minum Banyak Suplemen Berisiko Menyebabkan Cedera Hati

25 September 2026 | 14:25
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved