Jakarta, CoreNews.id — Kelompok Houthi dari Yaman secara resmi mengumumkan blokade udara total terhadap Israel sebagai respons atas perluasan serangan di Gaza. Mereka akan menargetkan Bandara Ben Gurion (Lod) dan meminta semua maskapai internasional membatalkan penerbangan ke Israel demi keamanan.
“Yaman tidak akan diam melihat Israel terus menyerang negara-negara Arab,” tegas Juru Bicara Houthi, Yahya Saree, dikutip dari Jazeera, 5/05/2025.
Ini bukan kali pertama Houthi melakukan blokade. Sejak Maret 2025, mereka juga menghalau kapal-kapal Israel di Laut Merah setelah Israel membatalkan gencatan senjata di Gaza.
Serangan Rudal Berhasil, Maskapai Internasional Panik
Sebelumnya, rudal Houthi berhasil menghantam Bandara Ben Gurion, lolos dari sistem pertahanan AS (THAAD) dan Israel (Arrow). Akibatnya, Lufthansa, Air France, Delta, dan Wizz Air membatalkan semua penerbangan ke Israel (4/5/2025).
Hingga Minggu sore, hanya sedikit maskapai asing yang masih beroperasi. Beberapa maskapai Eropa seperti SWISS, Austrian Airlines, dan Brussels Airlines juga menunda penerbangan hingga 6 Mei 2025.













