Jakarta, CoreNews.id — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjalin kerja sama strategis dengan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen & PNF) PP Muhammadiyah perkuat pengembangan ekosistem syariah di sektor pendidikan. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Digitalisasi Pendidikan yang berlangsung di kantor pusat BSI, Jakarta, (7/5/2026).
Hal tersebut disampaikan Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy dalam siaran persnya, (8/5/2026). Menurut Kemas, dengan kerjasama tersebut, BSI resmi menjadi bank pengelola transaksi keuangan bagi sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah. Seluruh transaksi nantinya akan difasilitasi melalui layanan Virtual Account (VA) BSI yang terintegrasi dengan aplikasi EduMu milik Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah.
Aplikasi EduMu dalam aplikasinya tidak hanya terhubung dengan layanan Virtual Account, tetapi juga terintegrasi dengan platform cash management BSI, yakni BEWIZE. Pengguna BEWIZE sendiri dicatat sebanyak 10.828 pengguna aktif, atau meningkat sekitar 30% dalam setahun terakhir. Selain menyediakan sistem pembayaran sekolah, BSI juga menawarkan layanan finansial menyeluruh bagi civitas akademika dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di sektor pendidikan.
Layanan tersebut meliputi pengelolaan dana operasional sekolah, payroll guru dan karyawan, tabungan haji, hingga tabungan siswa. BSI bahkan juga menyediakan akses pembiayaan seperti pembiayaan sarana dan prasarana sekolah, program rumah bersubsidi Bakti Guru Sejahtera, pembiayaan Mitraguna, hingga perencanaan keuangan berbasis emas.*













