Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Persagi Sebut Risiko Keracunan di Program MBG Tidak Bisa Dihapuskan

by Redaksi
20 November 2025 | 10:31
in Nasional
Cegah Keracunan, BGN Minta Semua Dapur MBG Punya Fasilitas Air Berfilter

Foto: Dok. MTVN

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) menilai target pemerintah untuk mencapai nol kasus keracunan atau zero accident dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak realistis. Kepala Divisi Ilmiah, Kebijakan, Penelitian dan Inovasi Persagi, Marudut Sitompul, menegaskan bahwa risiko keracunan tidak dapat sepenuhnya dihilangkan dalam program berskala nasional.

“Untuk sampai nol saya kira mustahil di mana pun, tapi kami berharap kalau bisa aman kan begitu,” ujar Marudut saat konferensi di Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa meskipun pengawasan diperketat, potensi insiden keracunan tetap ada, terutama karena besarnya skala MBG yang telah mendistribusikan lebih dari 1,8 miliar porsi makanan. Marudut merinci langkah-langkah mitigasi yang sudah ditempuh pemerintah, mulai dari mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), hingga pemeriksaan kesehatan para pengolah pangan.

Marudut juga menekankan penerapan sistem keamanan pangan berbasis Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) sebagai upaya memperkuat perlindungan.
“Kita akan menerapkan hazard analysis and critical control points… dibuat dulu dokumen plan-nya, perencanaan HACCP-nya, berikutnya implementasi, dan sesudah implementasi nanti berikutnya itu kita audit apa yang sudah dilakukan,” jelasnya.

Meski demikian, ia kembali mengingatkan bahwa HACCP sekalipun tidak bisa menjamin risiko nol insiden. Menurutnya, pendekatan paling realistis adalah mendorong operasional yang semakin aman melalui pengawasan yang diperbaiki bertahap.

Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana melaporkan terdapat 11.640 kasus keracunan terkait MBG hingga November 2025, dari total 441 kasus keracunan pangan nasional. Sebanyak 636 di antaranya harus dirawat inap.

READ  Puan Tegaskan Kritik PDI-P untuk Prabowo Bersifat Konstruktif
Tags: keracunan MBGpersagipersatuan ahli gizi indonesia
Previous Post

Danantara Bidik lahan 80 Ha di Makkah untuk Bangun ‘Kampung Haji’ Indonesia

Next Post

Airlangga Klaim Investasi IKN Tetap Mulus Meski HGU 190 Tahun Dihapus

Next Post
airlangga hartarto

Airlangga Klaim Investasi IKN Tetap Mulus Meski HGU 190 Tahun Dihapus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Dengan kehadiran The Royal Alana Yogyakarta yang memiliki 219 kamar, SWID optimistis dapat menangkap kebutuhan akomodasi dari kegiatan MICE secara lebih optimal. Hal ini karena kehadiran The Royal Alana memungkinkan perusahaan mengoptimalkan sinergi antara bisnis MICE dan akomodasi, yang selama ini sebagian kebutuhan kamarnya masih diserap oleh hotel di sekitar.

The Royal Alana Yogyakarta Hotel Bintang Lima SWID, Dibuka

26 Agustus 2026 | 11:34
Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
semen merah putih mou algaepark indonesia

Tekan Emisi Karbon Lewat MPTree, Semen Merah Putih Gandeng Algaepark Indonesia

23 Mei 2025 | 16:02
“Kontol Sapi” Kue Unik Khas Banten, Mau Coba?

“Kontol Sapi” Kue Unik Khas Banten, Mau Coba?

17 Mei 2024 | 21:11
Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

26 Agustus 2026 | 12:56
Atlit Paralimpiade Indonesia

Paralimpiade Paris 2024: Delapan Medali Disumbang Tim Para Badminton Indonesia

3 September 2024 | 09:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved