Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Gencatan Senjata Gaza Buka Akses Bantuan, Anak-anak Masih Terancam

by Miroji
29 Januari 2026 | 13:15
in Internasional
Kejam, Israel Bunuh Pejuang Palestina Secara Brutal

Sumber Foto: Reuters

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Gencatan senjata di Jalur Gaza membuka akses lebih luas bagi bantuan kemanusiaan dan membawa perbaikan pada ketahanan pangan. Namun, kondisi anak-anak di wilayah tersebut masih tergolong mematikan dan sangat memprihatinkan. Laporan ini disampaikan melalui UN News, Rabu, 28 Januari 2026.

Dua pejabat senior Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) dan Program Pangan Dunia (WFP) menyampaikan temuan tersebut usai melakukan kunjungan selama sepekan ke Gaza dan Tepi Barat. “Meski bantuan meningkat, Gaza masih menjadi tempat yang sangat berbahaya bagi anak-anak,” ujar perwakilan UNICEF dan WFP kepada para jurnalis.

Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober, lebih dari 10.000 truk bantuan kemanusiaan berhasil masuk ke Gaza atau sekitar 80 persen dari total kargo bantuan. UNICEF mencatat situasi ketahanan pangan mulai membaik dan ancaman kelaparan berhasil ditekan. Sebagian besar keluarga kini dapat makan setidaknya sekali sehari.

Pasar-pasar kembali dipenuhi kebutuhan pokok seperti sayur, buah, ayam, dan telur. Layanan dasar juga meningkat, termasuk penyediaan air bersih bagi 1,6 juta warga serta distribusi selimut dan pakaian musim dingin kepada 700.000 orang.

Namun kondisi kemanusiaan belum aman. Lebih dari 100 anak dilaporkan tewas sejak gencatan senjata diberlakukan, sekitar 100.000 anak masih mengalami kekurangan gizi akut, dan suhu dingin ekstrem telah menyebabkan sedikitnya 10 anak meninggal dunia.

READ  Evakuasi WNI dari Tel Aviv, 4 Orang Sudah di Perbatasan Yordania
Tags: anak-anak GazaBantuan KemanusiaanGazaGencatan senjataKrisis KemanusiaanUNICEFWFP
Previous Post

Korban Perang Rusia–Ukraina Hampir Dua Juta Orang

Next Post

Bahlil: Adies Kadir Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Jadi Hakim MK

Next Post
Bahlil: Adies Kadir Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Jadi Hakim MK

Bahlil: Adies Kadir Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Jadi Hakim MK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
GRC Jadi Enabler agar Pertamina Hulu Energi Melaju Cepat

GRC Jadi Enabler agar Pertamina Hulu Energi Melaju Cepat

17 September 2026 | 09:00
gaji-ke-13-pns-2025-jadwal-dan-rincian-tunjangan

Login ASN Digital Wajib Gunakan MFA: Ini Cara Aktivasinya

14 April 2025 | 13:00
KPU batasi jumlah pengantar pendaftaran Capres cawapres

KPU Batasi Jumlah Pengantar Pendaftaran Capres-cawapres

13 Oktober 2023 | 20:15
bapanas-tarik-25-merek-beras-fortifikasi-bermasalah

Bapanas Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah

16 September 2026 | 21:00
kumpul-kebo-dipidana-kuhp-baru-2026

Tinggal Serumah Tanpa Nikah Bisa Dipenjara Mulai 2026! Ini Aturan Lengkap KUHP Baru yang Wajib Diketahui

2 Januari 2026 | 19:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved