Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Keyakinan Konsumen Mulai Menurun Pada Februari 2026

by Irawan Djoko Nugroho
9 Maret 2026 | 15:25
in Ekonomi
Menurut Ramdan, masih kuatnya keyakinan konsumen pada Februari 2026 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang dicatat sebesar 115,9, lebih tinggi tipis dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya yang sebesar 115,1.

Bank Indonesia. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi mulai menurun pada Februari 2026. Berdasar Survei Konsumen Bank Indonesia (BI), dicatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2026 sebesar 125,2 atau lebih rendah dari IKK bulan sebelumnya yaitu 127,0. Sekalipun demikian, IKK tetap berada pada level optimis dengan angka di atas 100.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso di Jakarta, (9/3/2026). Menurut Ramdan, masih kuatnya keyakinan konsumen pada Februari 2026 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang dicatat sebesar 115,9, lebih tinggi tipis dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya yang sebesar 115,1.

Sementara itu, berdasarkan kelompok pengeluaran, IKK tertinggi dicatat pada responden kelompok >Rp5 juta sebesar 129,2.  Dan berdasar usia, IKK tertinggi dicatat pada responden usia 20-30 tahun sebesar 133,7. Untuk kelompok usia 51-60 tahun juga mengalami peningkatan optimisme dibandingkan periode sebelumnya, namun demikian kelompok usia lainnya mengalami penurunan.*

READ  Perbandingan Penurunan Harga BBM di Sejumlah SPBU
Tags: Bank Indonesiairektur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso
Previous Post

AS dan Israel Berselisih Soal Serangan ke Fasilitas Minyak Iran

Next Post

Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda

Next Post
Menurut Arsad, adanya perbedaan elongasi tersebut membuat 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idul Fitri 2026 antara ketetapan Pemerintah dengan Muhammadiyah berpeluang kembali berbeda seperti penentuan awal Ramadan.

Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Profil Singkat Nabi Ibrahim AS

Profil Singkat Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:59
Bila dana darurat terpenuhi, masyarakat dapat mulai mempertimbangkan berbagai instrumen investasi sesuai profil risiko masing-masing. Misalnya, logam mulia seperti emas bagi investor konservatif karena dinilai mampu menjaga nilai aset dari inflasi. Selain itu, bisa juga obligasi pemerintah bagi investor yang menginginkan imbal hasil tetap dengan risiko relatif lebih rendah. Sementara itu, saham dapat dipilih oleh investor sekalipun memiliki profil risiko lebih agresif namun memiliki tujuan investasi jangka panjang

Membagi THR Secara Seimbang Gunakan Rumus 50:30:20

9 Maret 2026 | 11:38
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Menurut Maruarar, perpanjangan masa cicilan ini dilakukan agar rakyat tidak merasa terbebani ketika mengambil rumah subsidi. Dengan adanya perpanjangan tenor kredit, pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah langkah. Salah satu yang tengah disiapkan yaitu menyediakan lahan di wilayah Meikarta Cikarang serta menyiapkan skema pembiayaan yang melibatkan sejumlah pihak.

Pemerintah Akan Perpanjang Cicilan Rumah Subsidi Menjadi 30 Tahun

9 Maret 2026 | 14:00
Prabowo Terima Telepon Presiden Korea Selatan, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Prabowo Gelar Ratas di Hambalang, Bahas Lima Isu Strategis dari Pendidikan hingga Mudik

9 Maret 2026 | 14:20
Iran Hormati Keputusan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza

AS dan Israel Berselisih Soal Serangan ke Fasilitas Minyak Iran

9 Maret 2026 | 15:15
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved