Jakarta, CoreNews.id — Inisiatif Dewan Perdamaian alias Board of Peace (BoP) yang dibuat Presiden AS Donald Trump semakin tidak jelas kelanjutannya. Serangan AS-Israel ke Iran membuyarkan rencana tersebut. Semuanya pembahasan terkait BoP ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat konferensi pers di Jakarta, (17/3/2026). Sebelumnya, Kadispenad Brigadir Jenderal Donny Pramono telah menyampaikan rencana keberangkatan seribu anggota TNI ke Gaza dalam skema Pasukan Stabilisasi Internasional di bawah BoP pada April nanti. Jumlah tersebut adalah pasukan pendahulu bagi sekitar 8.000 yang akan dikirimkan pada Juni.
Terkait rencana keberangkatan pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Juru Bicara (Jubir) Kemenlu Yvonne Mewengkang menyatakan bila pengiriman pasukan tersebut ditunda. Penundaan ini berimbas dari penundaan semua agenda menyangkut BoP. Dapat dikatakan, bila melihat kembali situasi perang yang dimotori oleh AS sebagai ketua BoP dan komandan ISF bersama Zionis Israel yang juga anggota BoP, semua pembahasan maupun agenda-agenda BoP serta ISF untuk misi ke Gaza, Palestina menjadi tak relevan.*













