Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

SANF RUPST 2026 Catat Laba Naik

by Teguh Imam Suyudi
18 Maret 2026 | 10:00
in Bisnis
sanf-rupst-2026-laba-naik

PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dihadiri oleh seluruh Pemegang Saham Perseroan, Jajaran Direksi, dan Dewan Komisaris Perseroan pada 16 Maret 2026 di Menara Astra. (Foto: Dok. SANF)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 pada 16 Maret di Menara Astra, Jakarta. Agenda ini menjadi momentum evaluasi kinerja perusahaan sepanjang 2025 sekaligus penetapan arah strategis bisnis ke depan.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan 2025, termasuk laporan pengawasan Dewan Komisaris serta laporan keuangan yang telah diaudit. Selain itu, RUPST juga menetapkan penggunaan laba bersih, menunjuk kantor akuntan publik untuk audit tahun buku 2026, serta merombak susunan direksi dan dewan komisaris.

“Sepanjang 2025, SANF membukukan laba bersih sebesar Rp249,15 miliar. Angka ini tumbuh 15,37 persen secara tahunan dibandingkan Rp215,95 miliar pada 2024. Kinerja tersebut menjadi yang tertinggi sejak perusahaan berdiri,” dikutip dari siaran pers, 16/3/2026.

Pertumbuhan juga tercermin dari penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp8,43 triliun, naik 11,21 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp7,58 triliun. Sementara itu, total piutang pembiayaan meningkat 8 persen menjadi Rp8,82 triliun.

Perusahaan juga menjaga keseimbangan portofolio dengan kontribusi sektor pertambangan batubara sebesar 45 persen dari total pembiayaan. Diversifikasi ini dinilai penting untuk menjaga kualitas aset dan stabilitas bisnis.

Dalam RUPST, SANF menetapkan perubahan jajaran manajemen. Maria Inawati Bernard diangkat sebagai Direktur menggantikan Handy Hartono. Di jajaran komisaris, Hamdani Dzulkarnaen Salim ditunjuk sebagai Presiden Komisaris menggantikan FXL Kesuma, sementara Takashi Araki menggantikan Takayuki Akiyama sebagai Komisaris.

Adapun susunan terbaru manajemen SANF adalah sebagai berikut:

Direksi:

  • Presiden Direktur: Wempy Kunto Wiambodo
  • Direktur: Handri Susanto
  • Direktur: Maria Inawati Bernard
  • Direktur: Kiyoshi Kuribara

Dewan Komisaris:

  • Presiden Komisaris: Hamdani Dzulkarnaen Salim
  • Komisaris: Arietta Adrianti
  • Komisaris: Takashi Araki
  • Komisaris Independen: Buntoro Muljono
  • Komisaris Independen: Handoko Pranoto
READ  Telkom Indonesia Pensiun Dini 1.008 Karyawan

Manajemen SANF menyatakan, perubahan susunan ini tetap memperhatikan ketentuan uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) di industri jasa keuangan.

Melalui RUPST ini, SANF menegaskan komitmennya untuk menjaga pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan, memperkuat tata kelola perusahaan, serta meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai perusahaan pembiayaan joint venture, SANF didukung oleh PT Astra International Tbk melalui PT Sedaya Multi Investama (60 persen), Marubeni Corporation Group (35 persen), dan PT Marubeni Indonesia (5 persen). Perusahaan menyediakan layanan pembiayaan investasi dan modal kerja, dengan jaringan operasional di 12 kota besar di Indonesia.

Tags: Kinerja KeuanganRUPST 2026SANF
Previous Post

Pondok Rehat WINGS Temani Mudik Nyaman

Next Post

Board of Peace Ala Trump Semakin Tidak Jelas

Next Post
Sebelumnya, Kadispenad Brigadir Jenderal Donny Pramono telah menyampaikan rencana keberangkatan seribu anggota TNI ke Gaza dalam skema Pasukan Stabilisasi Internasional di bawah BoP pada April nanti. Jumlah tersebut adalah pasukan pendahulu bagi sekitar 8.000 yang akan dikirimkan pada Juni.

Board of Peace Ala Trump Semakin Tidak Jelas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00

POPULER

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

4 November 2026 | 11:19
Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA Usai Polemik Boikot Warganet

Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA Usai Polemik Boikot Warganet

3 November 2026 | 17:09
Profil Nabi Luth AS

Profil Nabi Luth AS

14 Februari 2025 | 15:57
Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

4 November 2026 | 11:31
Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

4 November 2026 | 10:58
Sementara itu, untuk beban jatuh tempo pada 2027 diperkirakan mulai menurun menjadi Rp 672,29 triliun. Sekalipun demikian, beberapa bulan masih akan mencatatkan nilai yang cukup besar. Seperti misalnya: April - Rp 127,01 triliun, Mei - Rp 120,43 triliun, Desember - Rp 112,39 triliun, dan Januari - Rp 104,44 triliun

Utang Jatuh Tempo Pemerintah Naik 24,3% Secara YoY Jadi 749,23 Triliun

14 Juli 2026 | 10:47
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved