Jakarta, CoreNews.id – Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk masa bakti 2026–2032 resmi mengemban amanat baru. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Istana Negara pada Rabu (25/3/2026) ini menandai dimulainya era baru kepemimpinan di lembaga pengawas sektor jasa keuangan tersebut.
Pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sunarto, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026. Pelantikan ini menjadi momen krusial dalam memperkuat struktur kepemimpinan OJK, terutama di tengah tantangan dinamika ekonomi global yang terus bergerak dinamis.
Sebanyak lima dari tujuh anggota dewan komisioner telah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang ketat di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Sementara itu, dua anggota lainnya merupakan ex-officio yang berasal dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia, memastikan sinergi kebijakan antar lembaga.
Dalam susunan kepemimpinan terbaru, Friderica Widyasari Dewi atau yang akrab disapa Kiki Dewi, resmi didapuk kembali sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK. Didampingi oleh Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Komite Etik, jajaran pimpinan ini diyakini mampu membawa kontinuitas kebijakan.
Berikut adalah susunan lengkap Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2032:
- Friderica Widyasari Dewi – Ketua DK OJK
- Hernawan Bekti Sasongko – Wakil Ketua DK OJK, merangkap Ketua Komite Etik
- Dian Ediana Rae – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan
- Hasan Fawzi – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
- Ogi Prastomiyono – Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML)
- Adi Budiarso – Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD)
- Dicky Kartikoyono – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen (PMSE)
- Juda Agung – Anggota ex-officio dari Kementerian Keuangan
- Thomas A.M. Djiwandono – Anggota ex-officio dari Bank Indonesia
- Sophia Isabella Wattimena – Ketua Dewan Audit
Usai pelantikan, Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan komitmen lembaganya untuk tetap konsisten menjaga stabilitas sektor keuangan. Ia menekankan bahwa ke depan, OJK tidak hanya akan fokus pada pengawasan, tetapi juga mendorong peran industri keuangan sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
“OJK akan mengedepankan perlindungan konsumen dan masyarakat, sekaligus memperkuat penegakan hukum di sektor keuangan,” tegas Kiki Dewi dalam keterangannya pasca pelantikan, 26/3/2026.
Lebih lanjut, OJK berkomitmen untuk memperkuat pengawasan terintegrasi di tengah pesatnya inovasi teknologi finansial. Selain itu, pendalaman pasar keuangan (deepening) juga menjadi prioritas agar sektor jasa keuangan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Pelantikan ini sekaligus menjadi titik awal bagi jajaran baru untuk mengawal transformasi sektor jasa keuangan. Dengan komposisi yang memadukan pengalaman dan keahlian di berbagai sektor, OJK optimistis mampu menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di tahun-tahun mendatang.













