Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Pemda DIY Beri Pendampingan Psikososial bagi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha

Pemda DIY memberikan pendampingan psikososial bagi anak korban kekerasan di Daycare Little Aresha, disertai evaluasi pengawasan dan desakan penegakan hukum.

by Teguh Imam Suyudi
26 April 2026 | 21:00
in Hukum
Ilustrasi Anak Sedang Makan Dibuat oleh Kecerdasan Buatan

Ilustrasi Anak Sedang Makan Dibuat oleh Kecerdasan Buatan

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan pendampingan psikososial kepada anak-anak korban dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan trauma serta perlindungan menyeluruh terhadap korban dan keluarga.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY Erlina Hidayati Sumardi mengatakan, layanan pendampingan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

“Memberikan pendampingan psikososial bagi anak-anak korban dan dukungan kepada keluarga melalui layanan terpadu,” ujar Erlina di Yogyakarta, Minggu (27/4/2026).

Pendampingan dan Koordinasi Lintas Lembaga

Menurut Erlina, pihaknya berkoordinasi dengan Forum Perlindungan Korban Kekerasan (FPKK) DIY, DP3AP2KB Kota Yogyakarta, serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) setempat untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Selain itu, Pemda DIY juga melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan dan perizinan lembaga pengasuhan anak, termasuk daycare, guna memastikan standar perlindungan anak terpenuhi.

Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya memilih layanan pengasuhan yang aman, terpercaya, dan terverifikasi.

DPR Soroti Dampak Psikologis Anak

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina menegaskan pentingnya pendampingan intensif oleh tenaga profesional, seperti psikolog atau konselor anak, untuk memulihkan trauma korban.

Ia menilai dampak kekerasan dapat memengaruhi perkembangan anak, mulai dari rasa takut berlebihan hingga gangguan emosional dan penurunan kepercayaan diri.

“Pendampingan intensif mutlak diperlukan agar trauma yang dialami dapat pulih,” kata Arzeti.

Ia juga mendesak aparat penegak hukum memberikan sanksi maksimal kepada pelaku serta meminta pencabutan izin operasional daycare sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Desakan Penegakan Hukum dan Evaluasi Nasional

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni turut meminta kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Ia menilai tindakan kekerasan terhadap anak sebagai kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi.

READ  Mendikdasmen dan Menbud Ingatkan Bahaya Gim Roblox untuk Anak

Berdasarkan data sementara, dari 103 anak yang terdaftar di daycare tersebut, sekitar 53 anak diduga menjadi korban kekerasan fisik maupun perlakuan tidak manusiawi.

Kasus ini juga menjadi sorotan nasional terkait lemahnya pengawasan terhadap operasional daycare. DPR mendorong evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) serta perizinan lembaga pengasuhan anak di seluruh Indonesia.

Pemda DIY mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta aktif melaporkan dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar.

“Komitmen kami adalah memperkuat sistem perlindungan anak yang responsif dan berpihak pada kepentingan terbaik anak,” ujar Erlina.

Tags: Daycare YogyakartaKekerasan Anakperlindungan anak
Previous Post

Mendiktisaintek Tekankan Tiga Kunci Hadapi Disrupsi Global: Sains, Sinergi, dan Kolaborasi Internasional

Next Post

Kemendagri Dorong Creative Financing, Daerah Diminta Kurangi Ketergantungan pada Transfer Pusat

Next Post
rupiah-tembus-rp-16877-bi-buka-suara

Kemendagri Dorong Creative Financing, Daerah Diminta Kurangi Ketergantungan pada Transfer Pusat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Menurut Yuda, keputusan Pemerintah mengevaluasi program MBG tersebut diperkirakan bisa menghemat APBN. Nilai dari satu hari program MBG yang berjalan adalah Rp 1 triliun. Dengan demikian empat kali dalam sebulan itu bisa mengirit atau menghemat Rp 4 triliun. Setahun bisa dihemat Rp 50 triliun. Untuk program MBG yang diadakan pada masa liburan anak sekolah juga akan dihilangkan. Semua itu dilakukan untuk penghematan.

Pemerintah Evaluasi Program MBG

27 April 2026 | 16:12
peringatan-26-april-bencana-inovasi

Hari Apakah 26 April? Dari Kesiapsiagaan Bencana hingga Perlindungan Inovasi Global

26 April 2026 | 18:00
Pelantikan tersebut dilakukan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, (27/4/2026), dengan didasarkan pada (Keppres) Nomor 51/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Pada kesempatan tersebut pula, Prabowo juga melantik Qodari sebagai Kepala Balai Komunikasi RI

Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup

27 April 2026 | 16:42
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved