Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

BSI Maslahat Implementasikan Green Zakat Serta Ubah Sampah Jadi Emas

by Irawan Djoko Nugroho
23 Juni 2026 | 11:16
in Ekonomi
Untuk memperluas jangkauan manfaat, BSI Maslahat bersama BSI akan mengoperasikan lima kios Waste Management secara bertahap mulai Juni hingga Agustus 2026 di Bekasi, Tangerang, Serpong, Pamulang, dan Ciputat

Program Green Zakat di Hafidz Indonesia Centre, Bekasi

Bagikan sekarang:

Bekasi, CoreNews.id — BSI Maslahat bersama BSI meluncurkan dan meresmikan Program Green Zakat di Hafidz Indonesia Centre, Bekasi. Program Green Zakat merupakan inisiatif BSI Waste Management sebagai langkah nyata dalam mengintegrasikan keuangan sosial syariah, pemberdayaan mustahik, dan pelestarian lingkungan. Program ini mengusung konsep ekonomi sirkular dengan mengajak masyarakat mengubah sampah anorganik menjadi aset bernilai melalui tabungan BSI Emas.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Direktur Utama BSI sekaligus Pembina BSI Maslahat, Bob T. Ananta, bersama Pimpinan BAZNAS RI Bidang Distribusi dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad. Turut hadir Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro, perwakilan UNDP, Pimpinan Hafidz Indonesia Centre Ustaz Baharuddin, beserta sejumlah tamu undangan. Menurut Bob T. Ananta dalam releasenya (22/6/2026), zakat memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. BSI meyakini pengelolaan zakat yang inovatif dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan secara keseluruhan.

Menurut Bob T. Ananta kembali, melalui Program BSI Waste Management, BSI Maslahat memberdayakan mustahik di sektor pengelolaan sampah. Sampah anorganik yang terkumpul akan dipilah dan diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti goodie bag, plakat, kursi, dan meja daur ulang yang memiliki nilai ekonomi. Model pemberdayaan ini membuka peluang usaha baru bagi mustahik, menciptakan sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan demikian, program ini tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga menghadirkan ruang pemberdayaan bagi keluarga penerima manfaat.

Selain membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan mustahik, program ini juga melibatkan masyarakat dalam membangun budaya ekonomi sirkular. Melalui kios daur ulang yang disediakan, masyarakat dapat menyetorkan sampah anorganik yang kemudian dikonversi menjadi saldo BSI Emas. Setelah nilai sampah mencapai minimal Rp55.000, masyarakat akan menerima saldo dalam bentuk rekening emas.

READ  BSI Kini Resmi Masuk Lima Besar Bank Nasional

Melalui skema tersebut, sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat bertransformasi menjadi instrumen investasi masa depan. Masyarakat tidak hanya diajak menjaga lingkungan, tetapi juga diperkenalkan pada literasi keuangan syariah dan investasi emas secara sederhana dan mudah diakses.

Pada tahap awal, program ini menyasar lebih dari 20 kepala keluarga atau 73 penerima manfaat di kawasan Bantar Gebang dan Tangerang Selatan. Program ini menargetkan pengelolaan lebih dari 27 ton sampah daur ulang sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi sirkular di tingkat komunitas.

Untuk memperluas jangkauan manfaat, BSI Maslahat bersama BSI akan mengoperasikan lima kios Waste Management secara bertahap mulai Juni hingga Agustus 2026 di Bekasi, Tangerang, Serpong, Pamulang, dan Ciputat.*

Tags: Bob T. AnantaBSIBSI Maslahat
Previous Post

Grup G Piala Dunia 2026: Mesir Puncaki Klasemen, Belgia Kembali Gagal Menang Usai Ditahan Iran

Next Post

Naik KRL ke Stasiun JIS Selama Sepekan ini Bertarif Rp 1

Next Post
Pengoperasian terbatas Stasiun JIS menurut Anne kembali, menjadi bagian dari penguatan akses transportasi publik di Jakarta Utara. Kehadiran stasiun ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat menuju kawasan JIS dan sekitarnya. JIS sebagai stadion berkapasitas besar dicatat memerlukan dukungan akses transportasi rel agar pergerakan pelanggan menuju dan dari kawasan tersebut dapat lebih tertib, terencana, dan mudah dijangkau

Naik KRL ke Stasiun JIS Selama Sepekan ini Bertarif Rp 1

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Pemerintah Kaji Usulan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB)

Mensesneg Serahkan Kasus Unggahan Provokatif soal Prabowo kepada Kepolisian

7 Agustus 2026 | 14:31
Ilustrasi kawasan pariwisata di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

10 Destinasi Wisata Lebak Banten

6 Februari 2025 | 12:57
Menurut Ibrahim, terdapat sejumlah sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah pada pekan depan, baik sentimen eksternal maupun internal. Sentimen eksternal pelemahan rupiah terutama berkaitan dengan ketidakpastian kondisi global akibat perang antara AS, Israel, dan Iran.

Utang Pemerintah Indonesia Kini Setara 40,46 % PDB Atau Sebesar Rp 9.637,90 Triliun  

19 Februari 2026 | 11:19
Dari kategori film pula, film Pengepungan di Bukit Duri dan The Shadow Strays mendominasi perolehan nominasi di ajang Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2025. Keduanya sama-sama mengantongi 12 nominasi di berbagai kategori bergengsi. Untuk malam puncak penganugerahan Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2025, direncanakan akan dígelar pada 20 November 2025

Pengepungan di Bukit Duri dan The Shadow Strays Raih 12 Nominasi Piala Citra

20 Oktober 2025 | 15:59
Febrie Adriansyah Jalani Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka TPPU di Kejagung

Febrie Adriansyah Jalani Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka TPPU di Kejagung

7 Agustus 2026 | 15:23
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved