Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Simpanan Valas Tumbuh 2 Kali Lipat Topang Pertumbuhan DPK Perbankan  

by Irawan Djoko Nugroho
23 Juni 2026 | 14:33
in Keuangan
Menurut Data Bank Indonesia (BI), pertumbuhan DPK juga didukung oleh akselerasi giro dan tabungan. Giro dicatat tumbuh 20,4% yoy pada Mei 2026, meningkat signifikan dibandingkan pertumbuhan 15,9% yoy pada April 2026. Tabungan tumbuh 10,2% yoy, dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 8,9% yoy. Namun demikian, simpanan berjangka atau deposito mengalami perlambatan.

Dana Pihak Ketiga (DPK). Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh 10,8% secara tahunan (year on year/yoy) atau mencapai Rp 9.698,7 triliun. DPK ini meningkat dibandingkan pertumbuhan April 2026 yang dicatat sebesar 9,5% yoy. Peningkatan ini ditopang simpanan dalam valuta asing (valas). Simpanan valas dicatat tumbuh 17,8% yoy pada Mei 2026, melonjak tajam dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya tumbuh 8,6% yoy. Sementara itu, pertumbuhan simpanan dalam mata uang rupiah relatif stagnan di level 9,6% yoy.

Menurut Data Bank Indonesia (BI), pertumbuhan DPK juga didukung oleh akselerasi giro dan tabungan. Giro dicatat tumbuh 20,4% yoy pada Mei 2026, meningkat signifikan dibandingkan pertumbuhan 15,9% yoy pada April 2026. Tabungan tumbuh 10,2% yoy, dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 8,9% yoy. Namun demikian, simpanan berjangka atau deposito mengalami perlambatan.

Hal ini karena pada Mei 2026, deposito tumbuh 3,5% yoy. Ia tumbuh lebih rendah dibandingkan April 2026 yang tumbuh 4,6% yoy. Pada sisi nasabah, pertumbuhan DPK terutama berasal dari segmen korporasi. Simpanan korporasi tumbuh 18,6% yoy pada Mei 2026, meningkat dari 16,2% yoy pada bulan sebelumnya. Di sisi lain, DPK perorangan tumbuh 3,5% yoy, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 3,0% yoy pada April 2026. Dan untuk kelompok nasabah lainnya dicatat tumbuh 3,5% yoy, melambat dari 4,0% yoy pada bulan sebelumnya. Kenaikan pertumbuhan DPK mencerminkan likuiditas perbankan yang tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi.*

READ  DPR Usul Tarif PPN 12% Untuk Barang Mewah
Tags: BIDana Pihak KetigaDPK
Previous Post

Naik KRL ke Stasiun JIS Selama Sepekan ini Bertarif Rp 1

Next Post

Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Gilas Irak 3-0, Norwegia Taklukkan Senegal 3-2

Next Post
indonesia-dibantai-jepang-0-6-kualifikasi-piala-dunia-2026

Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Gilas Irak 3-0, Norwegia Taklukkan Senegal 3-2

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

KB Bank kini terus melihat adanya ruang untuk meningkatkan kredit ke sektor tersebut apabila prospeknya tetap positif dan hasil analisis kredit menunjukkan kondisi yang memadai. Dengan demikian, ekspansi kredit ke sektor TPT dan garmen akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri serta kualitas calon debitur

KB Bank Siap Tingkatkan Kredit ke Sektor TPT dan Garmen

24 September 2026 | 15:13
Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

25 September 2026 | 13:38
KPK Periksa 4 ASN Cirebon dan Tetapkan GM Hyundai sebagai Tersangka Suap PLTU

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Penggeledahan Kanwil BPN Jatim

25 September 2026 | 15:49
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

25 September 2026 | 12:52
Menurut Destry, untuk mengurai permasalahan tersebut, BI akan memberikan disinsentif dalam bentuk GWM (Giro Wajib Minimum) pada bank tersebut. Sementara bank-bank lain yang kepemilikan SSB-nya relatif di bawah, di mana BI menempatkan di 19 persen dari total DPK (Dana Pihak Ketiga) mereka, maka BI akan memberikan insentif, yaitu penurunan GWM.

BI Akan Terapkan Giro Wajib Minimum

25 September 2026 | 12:59
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved