Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Ekspor Satu Pintu Perkuat Daya Tawar Komoditas Indonesia di Pasar Global

by Miroji
25 Juni 2026 | 15:08
in Nasional
Ilustrasi Kapal Kargo di Pelabuhan Dibuat oleh Kecerdasan Buatan

Ilustrasi Kapal Kargo di Pelabuhan Dibuat oleh Kecerdasan Buatan

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Wacana penerapan kebijakan ekspor satu pintu kembali mencuat sebagai salah satu opsi reformasi tata kelola perdagangan komoditas strategis Indonesia. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi meningkatkan posisi tawar Indonesia di pasar global, terutama untuk komoditas unggulan seperti minyak sawit dan mineral.

Hal itu mengemuka dalam diskusi bertajuk Ekspor Satu Pintu dan Masa Depan Industri Sawit dan Tambang Nasional yang disiarkan TV Tempo, Rabu (24/6/2026). Sejumlah narasumber menilai tata kelola ekspor yang lebih terintegrasi dapat meningkatkan efisiensi sekaligus nilai tambah komoditas nasional.

“Indonesia merupakan produsen sawit terbesar dunia, tetapi pengaruh terhadap pembentukan harga internasional masih relatif terbatas. Tata kelola ekspor yang lebih terintegrasi dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat posisi tersebut,” ujar Direktur Eksekutif PASPI, Tungkot Sipayung.

Selain memperkuat daya saing, kebijakan tersebut juga dinilai harus selaras dengan program hilirisasi dan tetap menjaga kepastian usaha serta iklim investasi. Sinergi pemerintah, industri, dan regulasi yang konsisten menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga memiliki pengaruh lebih besar dalam perdagangan komoditas dunia.

READ  Puan Maharani Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Tambang Nikel dan Sengketa Wilayah
Tags: ekspor satu pintuHilirisasimineralPASPIPerdagangan globalSawitTungkot Sipayung
Previous Post

BRI Berhasil Bukukan Laba Rp 20,42 Triliun pada Mei 2026

Next Post

Solar B50 Akan Diluncurkan 1 Juli

Next Post
Menurut Bahlil, total konsumsi solar nasional saat ini mencapai 39 juta kiloliter (kl), di mana pada program B40 sebelumnya, porsi bahan bakar nabati (FAME) dicatat telah mencapai 40%. FAME adalah campuran CPO dengan metanol. Ketika dicampur menjadi solar, namanya menjadi B40.

Solar B50 Akan Diluncurkan 1 Juli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Menurut Samsul Hidayat, pengembangan ETF emas merupakan hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), self regulatory organizations (SROs), manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bank bulion serta seluruh pelaku industri pasar modal Indonesia.

Lima ETF Emas Baru Diluncurkan BEI

10 Agustus 2026 | 12:01
Transjakarta

Cara Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 2025 untuk 15 Golongan — Lengkap & Mudah!

19 Mei 2025 | 17:00
piala dunia antarklub 2025

Daftar Lengkap Juara Piala Dunia Antarklub Sepanjang Sejarah

14 Juli 2025 | 09:44
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved