Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

JHEC 2026 Buka Akses Pasar Global bagi Produk Halal Indonesia

by Rendy
8 September 2026 | 16:25
in Gaya Hidup
JHEC 2026 Buka Akses Pasar Global bagi Produk Halal Indonesia
Bagikan sekarang:

Jakar, CoreNews.id- Jakarta Halal Expo and Conference (JHEC) 2026 mempertemukan +30 pelaku usaha halal Indonesia dengan +14 buyer dan investor dari +15 negara melalui skema business matching business to business (B2B). Penyelenggaraan ketiga ini berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, mengusung tema “Indonesia’s Premier Platform for Global Halal Trade, Partnership, and Innovation”.

JHEC digelar oleh Lima Events dengan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) sebagai host, berkolaborasi dengan Muslim LifeFest. Berbeda dari pameran halal pada umumnya, JHEC tidak dirancang sebagai ruang pamer produk, melainkan sebagai forum negosiasi dagang antarpelaku usaha.

Bendahara Umum KPMI Teuku Fadhil Aruna menjelaskan pembagian peran kedua event tersebut. “Kalau Muslim LifeFest skemanya B2C atau business to customer. Tapi kalau di JHEC, Jakarta Halal Expo and Conference, adalah program B2B, di mana di sini mempertemukan antara pengusaha-pengusaha dari luar negeri dengan pengusaha yang ada di Indonesia,” ujar Fadhil.

Instrumen utama JHEC adalah business matching. Pertemuan tidak dilakukan secara umum, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pihak. Pelaku usaha dari luar negeri dapat mencari partner distribusi di Indonesia, sementara pengusaha dalam negeri menjajaki peluang membawa produknya ke pasar ekspor.“Kita melakukan business matching di sini, menyesuaikan dengan produk-produk yang ada, produk yang mereka butuhkan. Indonesia butuh apa, mereka butuh apa — KPMI melakukan wadah itu dalam bentuk business matching di Jakarta Halal Expo and Conference,” terang Fadhil.

Skema tersebut sekaligus menjadi upaya memberikan leverage bagi pelaku usaha, khususnya UMKM. Pengusaha yang selama ini hanya bermain di pasar lokal memperoleh kesempatan meningkatkan skala bisnis melalui jaringan yang dibangun di JHEC.“Banyak UMKM kita produknya sudah bagus, tapi jaringannya berhenti di pasar lokal. Lewat business matching ini, mereka duduk langsung dengan buyer dan distributor luar negeri. Itu yang selama ini menjadi jarak, dan itu yang ingin KPMI jembatani,” kata Fadhil.

READ  Risiko Kesehatan Jika Kurang Tidur Saat Ramadhan dan Cara Mengatasinya

JHEC 2026 menaungi tujuh sektor industri: food and beverages, health and pharmaceuticals, beauty and personal care, fashion and garments, halal tourism, business solutions, serta sharia-compliant finance. Keragaman sektor ini menunjukkan ekosistem halal telah berkembang jauh melampaui produk makanan dan minuman.

Rangkaian programnya mencakup exhibition, business matching, product demo, Halalpreneur Pitchfest, dan conferences — mulai dari memperkenalkan produk dan inovasi, mempertemukan calon mitra, hingga membuka ruang diskusi mengenai perkembangan industri halal.

Kebijakan: koneksi harus berlanjut setelah pameran

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal sekaligus Plt. Kepala Sekretariat KNEKS Dr. Arief Wibisono, S.H., LL.M., menilai forum seperti JHEC bernilai lebih ketika koneksi yang terbentuk selama acara berlanjut setelah pameran berakhir.

“Forum ini mempertemukan pelaku usaha, konsumen, mitra bisnis, pendidik, pembiayaan, investor, serta berbagai inovasi dan jejaring yang dapat membuka peluang pertumbuhan usaha,” ucap Arief.

Ia berharap aktivitas di JHEC tidak berhenti pada transaksi selama tiga hari penyelenggaraan. Kemitraan investasi, inovasi, dan akses pasar baru dinilai perlu menjadi hasil lanjutan agar semakin banyak usaha halal yang berdaya saing global.“Akhirnya, kita ingin semakin banyak usaha halal sehingga Indonesia naik kelas, produk halal semakin berdaya saing di pasar global, dan manfaat pertumbuhan ekonomi syariah semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Peluang kerja sama halal Indonesia–Malaysia

Potensi JHEC sebagai pintu masuk ke pasar internasional turut mendapat perhatian Kedutaan Besar Malaysia. Duta Besar Malaysia untuk Indonesia terpilih (Ambassador-Designate) H.E. Dato’ Muzafar Shah bin Mustafa menyebut pengembangan industri halal sebagai salah satu bidang yang dapat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

“Kita juga akan berkolaborasi dalam hal-hal yang berkaitan untuk terus mempromosikan industri halal. Sebagai duta Malaysia, kita juga melihat peluang untuk berkolaborasi dalam hal ini kerana ia juga memberi faedah untuk kedua-dua negara,” ujarnya.

READ  Bagaimana Islam Memandang Feng Shui?

Setelah meninjau langsung produk yang dipamerkan, Dato’ Muzafar menilai produk Indonesia memiliki kualitas dan potensi menembus pasar internasional. Tantangannya, kata dia, adalah memperluas promosi agar produk-produk tersebut semakin dikenal di luar negeri.“Saya rasa event-event sebegini amat bagus dan sesuai untuk kita mempromosikan produk-produk halal supaya dia dapat menembusi pasaran antarabangsa,” katanya.

Kerja sama kedua negara di sektor halal berpeluang dikembangkan lebih jauh. Indonesia dan Malaysia tengah membahas kolaborasi antarlembaga halal yang diharapkan berlanjut dalam bentuk kesepakatan bersama.

Tags: muslim life fest
Previous Post

Resmi Merger, Summit Oto Finance Lebur Oto Multiartha

Next Post

Strategi Dual Growth Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional

Next Post
strategi-dual-growth-pertamina-ketahanan-energi-nasional

Strategi Dual Growth Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Menag Ungkap Lima Sumber Pengetahuan yang Diajarkan di Pesantren

Menag Ungkap Lima Sumber Pengetahuan yang Diajarkan di Pesantren

23 Oktober 2026 | 11:24
qatar-turkiye-pakistan-indonesia-kerja-sama-pertahanan

Qatar, Turkiye, Pakistan, Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan

23 Oktober 2026 | 08:00
Menurut Hasan, besarnya sanksi tersebut menjadi rekor denda terbesar sepanjang sejarah OJK. OJK juga tidak akan ragu menjatuhkan sanksi berat apabila pelanggaran yang dilakukan memang menuntut konsekuensi hukum yang berat. Khusus penegakan hukum terhadap pelanggaran pasar modal tidak berhenti pada sanksi administratif. Jika hasil pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut menemukan dugaan tindak pidana yang didukung bukti cukup, perkara dapat ditindaklanjuti melalui proses penyidikan dan jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

OJK Jatuhkan Denda Rp 2,52 Triliun pada Pelaku Pelanggaran di Pasar Modal

23 Oktober 2026 | 15:53
dki-jakarta-transportasi-gratis-pencari-kerja-2027

DKI Jakarta Gratiskan Transportasi Bagi Pencari Kerja Mulai 2027

23 Oktober 2026 | 09:00
Perjalanan Jakarta Turki Berapa Jam Naik Pesawat? Ini Durasinya

Perjalanan Jakarta Turki Berapa Jam Naik Pesawat? Ini Durasinya

21 April 2025 | 10:36
Menurut Firman, penurunan GWM sebesar satu poin persentase diperkirakan dapat menambah likuiditas perbankan sekitar Rp90 triliun. Kebijakan ini ditempuh untuk menyeimbangkan likuiditas di pasar uang dan perbankan di tengah pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan dana pihak ketiga (DPK).

BI Turunkan GWM 2 Persen

23 Oktober 2026 | 16:49
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved