Jakarta, CoreNews.id — Hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan mempertimbangkan akses transportasi publik, pusat aktivitas, serta biaya dan waktu mobilitas terus dikembangkan Perum Perumnas. Terbaru, untuk memenuhi kebutuhan hunian MBR, Perumnas akan kembali membangun tower hunian subsidi di Samesta Mahata Serpong.
Hal tersebut disampaikan Plt Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan di Jakarta, (24/9/2026). Menurut Imelda, selain kawasan TOD, Perumnas juga mengembangkan hunian subsidi di sejumlah wilayah yang dekat dengan pusat aktivitas masyarakat, antara lain Samesta Sentraland Cengkareng, Samesta Grand Sentraland Karawang, Samesta Jakabaring Palembang, Proyek Jatim II Pasuruan, dan Proyek Cirebon.
Khusus di Jakarta, Perumnas tengah mengembangkan Samesta Alonia Jakarta di Kemayoran. Sebanyak 609 unit disiapkan sebagai hunian subsidi vertikal untuk memberikan alternatif tempat tinggal yang lebih dekat dengan pusat aktivitas sekaligus menyesuaikan dengan keterbatasan lahan perkotaan.
Sementara itu, kawasan TOD yang telah dibangun Perumnas adalah hunian subsidi sebanyak 768 unit bagi MBR, terdiri atas 256 unit di Samesta Mahata Tanjung Barat, 182 unit di Samesta Mahata Margonda, dan 330 unit di Samesta Mahata Serpong. Banyak dari unit subsidi di kawasan TOD tersebut telah terserap, khususnya di Margonda dan Tanjung Barat.*












