Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Ekonom Senior: “Hari Libur dan Cuti Bersama Kebanyakan, Ekonomi Indonesia Dikhawatirkan Terganggu”

by Teguh Imam Suyudi
24 Mei 2024 | 08:00
in Bisnis
bareng-blu-bca-digital-liburan-keluarga-seru-edukatif

Ilustrasi Liburan Keluarga (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Banyaknya tanggal merah atau hari libur di Indonesia bisa mengganggu perekonomian domestik, khususnya kegiatan dunia usaha. Akibat banyaknya hari libur maka produksi di suatu perusahaan bisa menurun. Hal ini dikarenakan banyak karyawan yang harus diliburkan pada saat tanggal merah maupun cuti bersama.

“Karena bulan ini (Mei) saja liburnya banyak sekali, dua minggu lalu kan libur 3 hari, ini libur lagi 2 hari, ada hari kejepitkan sekarang. Terlalu banyak libur sih jadi kita harus memahami itu, karena kalau gak kan produksi mereka pada berkurang,” Ekonom Senior Raden Pardede, dikutip dari pemberitaan media nasional, Selasa (21/05/2024).

Menurutnya, libur keagamaan di negara lain lebih sedikit lantaran hanya beberapa agama saja yang diakomodasi. Oleh karena itu, dunia usaha di negara lain tidak terlalu berpengaruh oleh libur yang panjang sehingga tidak menganggu kegiatan dunia usaha.

Menurut Raden, banyaknya hari libur juga berpengaruh kepada murid-murid yang menempuh pendidikan. 

“Sebetulnya bukan hanya berpengaruh kepada pekerja dan dunia usaha, juga kepada murid-murid juga, jangan-jangan jam belajar mereka juga berkurang dibandingkan murid-murid negara lain yang liburnya lebih kecil,” katanya.

Ia pun mengusulkan kepada pemerintah agar hari libur keagamaan bisa dikurangi. Hal ini mengingat banyaknya agama yang diakui pemerintah dan dampaknya bagi dunian usaha dan pendidikan.

“Jadi harapan saya kita harus memikir ulang namanya libur bersama. Bahkan, ini usal saya yang lebih besar mungkin ini masing-masing tokoh agama juga memikirkan jangan terlampau banyak juga libur keagamaan ini,” kata Raden.

READ  Pemerintah Gelontorkan Bantuan Subsidi Upah untuk Karyawan dan Guru Honorer Mulai 5 Juni 2025
Tags: Hari Besar KeagamaanHari Libur dan Cuti BersamaRaden Pardede
Previous Post

Rehan/Lisa Tembus Perempat Final Malaysia Masters 2024

Next Post

Kementerian BUMN Gelar Festival Jelajah Kuliner Nusantara Di Bandung dan Medan

Next Post
Acara bertagline 'Petualangan Kulinermu Dimulai Dari Sini' dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat pada 24-26 Mei 2024 dan Medan, Sumatera Utara pada 31 Mei-2 Juni 2024 mendatang.

Kementerian BUMN Gelar Festival Jelajah Kuliner Nusantara Di Bandung dan Medan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

PT Mitra Adiperkasa Tbk

MAPI Meraih Hasil Solid untuk Tahun 2023

29 Maret 2024 | 09:00
Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

26 Agustus 2026 | 12:56
“Kontol Sapi” Kue Unik Khas Banten, Mau Coba?

“Kontol Sapi” Kue Unik Khas Banten, Mau Coba?

17 Mei 2024 | 21:11
Dengan kehadiran The Royal Alana Yogyakarta yang memiliki 219 kamar, SWID optimistis dapat menangkap kebutuhan akomodasi dari kegiatan MICE secara lebih optimal. Hal ini karena kehadiran The Royal Alana memungkinkan perusahaan mengoptimalkan sinergi antara bisnis MICE dan akomodasi, yang selama ini sebagian kebutuhan kamarnya masih diserap oleh hotel di sekitar.

The Royal Alana Yogyakarta Hotel Bintang Lima SWID, Dibuka

26 Agustus 2026 | 11:34
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved