Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Taufik Hidayat Jadi Komisaris PLN EPI, Tambah Daftar Pejabat Rangkap Jabatan

by Redaksi
9 Juli 2025 | 16:34
in Bisnis
taufik hidayat

Foto: Antara

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Mantan atlet bulu tangkis nasional, Taufik Hidayat, resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), anak perusahaan dari PT PLN (Persero) yang bergerak dalam penyediaan energi primer seperti batu bara, gas, BBM, dan biomassa untuk pembangkit listrik.

Penunjukan ini dikonfirmasi oleh Sekjen Hipmi Anggawira, yang juga ditunjuk sebagai komisaris PLN EPI pada akhir Juni lalu.

“Ya betul,” kata Anggawira kepada media, Rabu (9/7/2025).

“Akhir Juni lalu,” imbuhnya soal pengangkatan dirinya.

Saat ini, Taufik juga tengah menjabat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora).

Anggawira menyebut ada tujuh pesan strategis dari pemegang saham kepada jajaran komisaris baru, antara lain:

  1. Memperkuat ketahanan pasokan energi primer nasional,
  2. Mengoptimalkan portofolio bisnis PLN EPI,
  3. Efisiensi rantai pasok dan tata kelola niaga,
  4. Percepatan pengembangan infrastruktur gas dan LNG,
  5. Dukungan terhadap transisi energi secara bertahap,
  6. Transformasi digital dan tata kelola korporasi, serta
  7. Sinergi strategis dan kemandirian energi nasional.

Penunjukan Taufik menambah deretan figur publik yang kini mengisi posisi strategis di BUMN, di tengah tuntutan efisiensi, transparansi, dan akselerasi transisi energi di Indonesia.

READ  BP dan Vivo Batal Beli BBM dari Pertamina, Ini Penyebabnya
Tags: PLN EPItaufik hidayat
Previous Post

Trump Kirim Surat ke 14 Negara, Ancam Tarif Impor Tinggi Jika Tak Sepakati Perjanjian Dagang

Next Post

Aset Dana Pensiun Indonesia Tumbuh 9,20% per Mei 2025 Jadi Rp 1.572 Triliun

Next Post
Menurut Ogi, dari total aset dana pensiun di Indonesia, program pensiun sukarela mencatatkan pertumbuhan aset sebesar Rp 391,39 triliun per Mei 2025, atau meningkat 5,05% secara YoY. Sedangkan nilai iuran program pensiun sukarela mencapai Rp 15,16 triliun, tumbuh 1,92% secara YoY per Mei 2025.

Aset Dana Pensiun Indonesia Tumbuh 9,20% per Mei 2025 Jadi Rp 1.572 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00

POPULER

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

4 November 2026 | 11:19
Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

3 November 2026 | 17:09
Profil Nabi Luth AS

Profil Nabi Luth AS

14 Februari 2025 | 15:57
Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

4 November 2026 | 11:31
Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

4 November 2026 | 10:58
Sementara itu, untuk beban jatuh tempo pada 2027 diperkirakan mulai menurun menjadi Rp 672,29 triliun. Sekalipun demikian, beberapa bulan masih akan mencatatkan nilai yang cukup besar. Seperti misalnya: April - Rp 127,01 triliun, Mei - Rp 120,43 triliun, Desember - Rp 112,39 triliun, dan Januari - Rp 104,44 triliun

Utang Jatuh Tempo Pemerintah Naik 24,3% Secara YoY Jadi 749,23 Triliun

14 Juli 2026 | 10:47
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved