Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

AS Buka Investigasi Intelijen Pemilu 2016 Terhadap Pejabat Era Obama

by Irawan Djoko Nugroho
5 Agustus 2025 | 11:57
in Internasional
Klaim tersebut segera dibantah oleh Partai Demokrat sebagai tidak benar dan bermotif politik. Juru bicara Obama juga menepis tuduhan Trump dan menyebutnya sebagai “klaim aneh yang menggelikan dan upaya pengalihan isu yang lemah

Ilustrasi: Departemen Kehakiman AS

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Jaksa federal membuka penyelidikan grand jury atas tuduhan bahwa sejumlah pejabat dalam pemerintahan mantan Presiden Barack Obama memalsukan intelijen terkait campur tangan Rusia dalam pemilu 2016. Pembukaan penyelidikan ini, dilakukan atas perintah Jaksa Agung Amerika Serikat, Pam Bondi, sebagaimana disampaikan oleh seorang sumber yang mengetahui perkara ini pada Senin (4/8/2025).

Media Fox News pertama kali melaporkan bahwa Bondi secara pribadi memerintahkan seorang jaksa federal yang tidak disebutkan namanya untuk memulai proses hukum. Jaksa tersebut dilaporkan akan mempresentasikan bukti Departemen Kehakiman kepada dewan juri (grand jury), yang kemudian dapat mempertimbangkan dakwaan apabila kasus pidana dilanjutkan.

Trump, melalui unggahan di platform Truth Social, segera menulis, “Kebenaran pada akhirnya akan menang. Ini kabar luar biasa.” Bulan lalu, Trump menuduh Obama melakukan pengkhianatan, dengan klaim tanpa bukti bahwa mantan presiden dari Partai Demokrat tersebut memimpin upaya untuk mengaitkan Trump secara keliru dengan Rusia dan merusak kampanyenya di pemilu 2016.

Klaim tersebut segera dibantah oleh Partai Demokrat sebagai tidak benar dan bermotif politik. Juru bicara Obama juga menepis tuduhan Trump dan menyebutnya sebagai “klaim aneh yang menggelikan dan upaya pengalihan isu yang lemah.”*

READ  IAEA Sebut Stok Uranium Level Bom Nuklir Iran Naik Menjadi 274,8 Kg
Tags: Barack ObamaDepartemen Kehakiman ASDonald TrumpTruth Social
Previous Post

Kejagung Segera Tetapkan Muhammad Riza Chalid sebagai DPO Korupsi Pertamina

Next Post

KPK Periksa Pegawai Kemenag Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Next Post
KPK Periksa 4 ASN Cirebon dan Tetapkan GM Hyundai sebagai Tersangka Suap PLTU

KPK Periksa Pegawai Kemenag Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

damri-pmn-ditolak-pukis-kritik

DAMRI Tak Kebagian PMN, PUKIS Soroti Lemahnya Komitmen Negara pada Transportasi Publik

23 April 2026 | 22:00
edukasi-kebersihan-menstruasi-wings-unicef

WINGS dan UNICEF Luncurkan Edukasi Kebersihan Menstruasi untuk Siswi SMP

23 April 2026 | 21:00
Selain hukuman penjara dan denda materiil, para pelanggar akan dikenakan sanksi administratif. Seperti penangguhan aktivitas terkait pangan hingga 180 hari, hingga pencabutan atau pembekuan izin operasional selama satu tahun penuh. Semua langkah tersebut dilakukan guna memperkuat sistem keamanan pangan selama puncak musim haji 2026

Saudi Terapkan Penjara 10 tahun dan Denda 42 Milyar Bagi Dapur Ilegal dan Perdagangkan Produk Gagal di Musim Haji 2026

24 April 2026 | 11:27
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Ganjar Pranowo: Mas Gibran Tidak di TPN Kok

Ganjar: Capres Tak Harus Kader Partai, Publik Bisa Nilai Rekam Jejak

23 April 2026 | 16:06
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved