Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Menteri Nusron Minta Maaf Soal Pernyataan Viral “Tanah Nganggur Diambil Negara”

by Teguh Imam Suyudi
12 Agustus 2025 | 17:00
in News
Menurut Nusron kembali, dari jumlah 67.000 bidang tersebut, jika dihitung luasnya sekitar 4.000 hektar. Adapun wakaf tersebut bentuknya berupa masjid, musala, madrasah, dan sebagainya.

Ilustrasi: Tanah Wakaf

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid meminta maaf atas pernyataannya yang viral terkait “tanah nganggur bisa diambil negara”. Pernyataan itu sempat menimbulkan polemik di masyarakat.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, Nusron menjelaskan bahwa maksudnya adalah tanah terlantar berstatus Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB) yang tidak produktif, bukan tanah milik rakyat.

Klarifikasi Nusron Soal Tanah Telantar

Nusron menegaskan bahwa kebijakan ini sesuai dengan Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945, yang menyatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat.

“Ada jutaan hektar tanah HGU dan HGB yang terlantar, tidak produktif, dan tidak memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya, dikutip dari sejumlah pemberitaan media nasional, 12/08/2025.

Menurutnya, tanah tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk:
✔ Reforma agraria
✔ Pertanian rakyat
✔ Perumahan murah
✔ Fasilitas umum (sekolah, puskesmas, dll)

Permintaan Maaf karena “Guyonan” yang Tidak Tepat

Nusron mengakui bahwa ada bagian pernyataannya yang bernada “guyonan”, tetapi ia menyadari hal itu tidak pantas disampaikan pejabat publik.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, netizen, dan publik. Pernyataan saya menimbulkan kesalahpahaman,” kata Nusron.

Ia berjanji akan lebih hati-hati dalam berkomunikasi ke depan agar kebijakan pemerintah tidak disalahartikan.

READ  Nusron Ungkap Kejanggalan Eksekusi Lahan 16,4 Ha Milik JK di Makassar
Tags: ATR BPNNusron Wahidpermohonan maafpernyataan viraltanah nganggurtanah telantar
Previous Post

Pemkab Tangerang Bangun Mal Pelayanan Publik Senilai Rp70 Miliar

Next Post

Viral! Pengajian Umi Cinta, Masuk Surga Bayar Rp1 Juta

Next Post
umi cinta

Viral! Pengajian Umi Cinta, Masuk Surga Bayar Rp1 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

19 Agustus 2026 | 12:36
“Digelar sejak 2017, setiap tahunnya program ‘Gerakan Masjid Bersih’ selalu mengangkat fokus yang berbeda. Tahun ini secara khusus kami ingin merangkul masyarakat dan komunitas ibu-ibu dalam mendukung tugas para marbot di bulan Ramadan. Di tengah padatnya aktivitas beribadah dan bersilaturrahmi, masjid dan segenap fasilitasnya menjadi lebih rawan kotor, sementara marbot memiliki keterbatasan kemampuan dan sarana untuk terus menjaga kebersihannya selama sebulan penuh”, kata Nurdiana.

“Gerakan Masjid Bersih” Unilever Indonesia Masuk Tahun ke-9, Beri Manfaat ke 270.000 Mesjid

17 Maret 2025 | 20:50
Ilustrasi Digitalisasi SPBU Pertamina

Pengadaan Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina Didalami KPK

21 Januari 2025 | 15:00
Kenaikan tarif Tol Tamer itu akan dimulai dikenakan pada pukul 00.00 WIB.

Tarif Tol Tangerang-Merak Naik Mulai Selasa 15 April 2025

14 April 2025 | 15:50
dilema-investasi-peternakan-babi-jepara

Dilema Investasi Peternakan Babi Rp 10 Triliun di Jepara, Mengapa Warga Menolak?

6 Agustus 2025 | 09:00
Sebagai awalan, OJK melakukan pendekatan yang lebih persuasif. OJK bahkan sudah mengirimkan surat kepada seluruh bank di KBMI 1 untuk mulai mengeksplor kemungkinan-kemungkinan konsolidasi. Selanjutnya tinggal selangkah ke Peraturan OJK (POJK) setelah semua analisis dampak dituntaskan

Kinerja Kurang Memuaskan, OJK Akan Hapus Bank KBMI 1

6 November 2025 | 16:22
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved