Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

DPRD Pati Minta Pemerintah Turun Tangan Selesaikan Soal Bupati Sudewo

by Redaksi
14 Agustus 2025 | 10:28
in Politik
bupati pati

Foto: Antara

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB, Mohamad Toha, meminta pemerintah pusat dan provinsi turun tangan meredam gejolak masyarakat yang mendesak Bupati Pati, Sudewo, mundur dari jabatannya. Ia menekankan pentingnya dialog agar ketegangan tidak berlarut-larut dan memicu perpecahan.

“Ketegangan antara Bupati Pati dan masyarakat tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Saya mendorong agar semua pihak duduk bersama, membuka ruang dialog,” ujar Toha, Rabu (13/8/2025).

Toha mengaku memahami keresahan masyarakat, namun mengimbau agar aspirasi disampaikan secara tertib dan aman.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Gerindra, Bahtra Banong, menyoroti lemahnya kemampuan fiskal daerah. Ia meminta Kemendagri mendorong pemerintah daerah lebih kreatif meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat dengan kenaikan pajak berlebihan.

DPRD Kabupaten Pati sendiri sudah menyepakati pembentukan hak angket dan pansus pemakzulan Bupati Sudewo, buntut kericuhan demo warga yang menolak kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) meski rencana itu telah dibatalkan.

READ  Kata Anies Soal Gerakan 'Anak Abah Tusuk 3 Paslon'
Tags: bupati patibupati sudewodemo bupati patidpr pati
Previous Post

DPRD Pati Setuju Pansus Pemakzulan Bupati Sudewo, Hak Angket Resmi Jalan

Next Post

Tidak Hanya Pati, Sejumlah Daerah Juga Naikkan PBB Ugal-Ugalan

Next Post
Namun demikian fenomena kenaikan PBB tersebut, ternyata tidak hanya terjadi di Pati. Banyak daerah lain terjadi hal yang sama sebagaimana di Pati. Daerah lain seperti Cirebon, Semarang, Jombang, dan Bone juga mengalami kenaikan PBB yang besar.

Tidak Hanya Pati, Sejumlah Daerah Juga Naikkan PBB Ugal-Ugalan

Comments 1

  1. Ping-balik: Warga Pati Demo Lagi, Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Bupati Sudewo - Corenews.id

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00

POPULER

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

4 November 2026 | 11:19
Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

3 November 2026 | 17:09
Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

4 November 2026 | 10:58
Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

4 November 2026 | 11:31
Sementara itu, untuk beban jatuh tempo pada 2027 diperkirakan mulai menurun menjadi Rp 672,29 triliun. Sekalipun demikian, beberapa bulan masih akan mencatatkan nilai yang cukup besar. Seperti misalnya: April - Rp 127,01 triliun, Mei - Rp 120,43 triliun, Desember - Rp 112,39 triliun, dan Januari - Rp 104,44 triliun

Utang Jatuh Tempo Pemerintah Naik 24,3% Secara YoY Jadi 749,23 Triliun

14 Juli 2026 | 10:47
Ilustrasi meteran listrik PLN

Tarif Listrik Tak Naik Hingga Juni 2026, Ini Alasan Pemerintah di Baliknya!

22 Maret 2026 | 18:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved