Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Pertamina Lepas Pelita Air untuk Digabung dengan Garuda Indonesia

by Irawan Djoko Nugroho
12 September 2025 | 13:40
in Ekonomi
Pertamina membentuk Direktorat Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis yang dipimpin oleh Agung Wicaksono. Direktorat baru tersebut memiliki tiga pilar utama, yakni membangun organisasi yang adaptif, mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam bisnis agar sejalan target net zero emission 2060 atau lebih cepat, serta memperkuat advokasi kebijakan strategis bersama pemerintah.

Ilustrasi: Pelita Air

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Lini usaha penerbangan Pertamina yakni PT Pelita Air Service (PAS) sedang dalam tahap penjajakan penggabungan dengan Garuda Indonesia. Fokus utama bisnis Pertamina akan tetap berada pada sektor minyak dan gas serta energi terbarukan (EBT). Demikian pula untuk sektor lain, seperti asuransi, layanan kesehatan, hospitality, dan Patra Jasa, skema konsolidasi akan mengikuti roadmap yang sudah dipersiapkan oleh Danantara dan Kementerian BUMN.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri, dalam rapat dengar pendapat antara Pertamina dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat (11/9/2025). Menurut Simon, untuk menopang strategi itu, Pertamina membentuk Direktorat Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis yang dipimpin oleh Agung Wicaksono. Direktorat baru tersebut memiliki tiga pilar utama, yakni membangun organisasi yang adaptif, mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam bisnis agar sejalan target net zero emission 2060 atau lebih cepat, serta memperkuat advokasi kebijakan strategis bersama pemerintah.

Pertamina kini juga sedang mengakselerasi integrasi bisnis hilir. Proses penggabungan PT Pertamina Patraniaga, Kilang Pertamina Internasional, dan Pertamina International Shipping ditargetkan rampung pada akhir 2025. “Integrasi ini akan membuat operasional bisnis lebih efisien dan efektif,” kata Simon.*

READ  Semua BBM Non Subsidi Pertamina per 1 September 2023 Harganya Naik!
Tags: Pelita AirPertamina
Previous Post

KPK Periksa Eks Sekjen Kemenag Nizar Ali Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Next Post

Yusril Tegaskan Kebebasan Berpendapat Harus Sejalan dengan Penegakan Hukum

Next Post
Pemerintah Respons Aspirasi Rakyat, Yusril: Mustahil Pemerintah Abaikan Permintaan Itu

Yusril Tegaskan Kebebasan Berpendapat Harus Sejalan dengan Penegakan Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Menurut Samsul Hidayat, pengembangan ETF emas merupakan hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), self regulatory organizations (SROs), manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bank bulion serta seluruh pelaku industri pasar modal Indonesia.

Lima ETF Emas Baru Diluncurkan BEI

10 Agustus 2026 | 12:01
Transjakarta

Cara Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 2025 untuk 15 Golongan — Lengkap & Mudah!

19 Mei 2025 | 17:00
Transnusa menargetkan tingkat keterisian penumpang atau load factor sebesar 75% dalam dua bulan pertama dan kemudian meningkat menjadi 80% seiring dengan pertumbuhan permintaan. Dan guna menarik penumpang pada tahap awal pengoperasian rute, Transnusa menawarkan tarif mulai Rp2,799 juta untuk penerbangan sekali jalan.

TransNusa Buka Rute Langsung Jakarta-Bangkok, Tarif Mulai Rp2,799 juta  

10 Agustus 2026 | 11:16
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved