Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Indonesia Jadi “Ibu Kota” Penipuan Lowongan Kerja Asia Pasifik,

Jobstreet Bongkar Modus Baru Scammer

by Teguh Imam Suyudi
25 November 2025 | 17:00
in Humaniora
6-kebiasaan-sehari-hari-rusak-mata

Ilustrasi Karyawan (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Indonesia kembali menempati posisi yang tidak membanggakan: menjadi hotspot penipuan lowongan kerja terbesar di Asia Pasifik. Data terbaru SEEK—induk perusahaan Jobstreet dan Jobsdb—mengungkap fakta mencengangkan bahwa 38% penipuan lowongan kerja di seluruh kawasan Asia Pasifik terjadi di Indonesia, dan 62% dari total penipuan di Asia berasal dari negara ini.

Temuan ini dirilis bertepatan dengan International Fraud Awareness Week dan mengungkap bagaimana scammer semakin licin, terstruktur, dan memanfaatkan kondisi ekonomi masyarakat.

Yang lebih mengejutkan, posisi Administration & Office Support menjadi sasaran utama para penipu. Pekerjaan yang umumnya tidak membutuhkan kualifikasi tinggi ini menyumbang 39,36% iklan palsu, diikuti kategori Manufacturing, Logistics, Retail, hingga Tourism.

Modus Lokal: Dari Chat Abal-Abal hingga Tugas “Like & Subscribe”

Para scammer kini tak lagi bermain dengan pola lama. Mereka memanfaatkan AI untuk menciptakan lowongan palsu yang sangat meyakinkan, menyaru sebagai Jobstreet, lalu menghubungi kandidat melalui WhatsApp, SMS, dan media sosial.

Modus paling populer:

Menawarkan kerja part-time “mudah” seperti like/subscribe konten,

Mengirim komisi kecil sebagai pancingan,

Lalu memaksa korban melakukan deposit/top-up yang ujungnya raib tanpa jejak.

Tak sedikit kasus yang kemudian berkembang menjadi penipuan besar dan berujung pada eksploitasi, bahkan terkait TPPO.

SEEK Kerahkan Sistem Pertahanan: 4,3 Juta Iklan Dipindai

Untuk melawan gelombang kejahatan digital ini, SEEK melakukan langkah-langkah agresif, termasuk:

Memindai 100% dari 4,3 juta iklan yang diunggah di kawasan APAC,

Memblokir 3.600 perekrut yang gagal verifikasi,

Menutup 650 akun perusahaan berisiko tinggi,

Menghapus 2.800 iklan berbahaya,

Memproses 22.000 laporan iklan mencurigakan dari pengguna.

“Penipu makin canggih dan memahami kelemahan tiap pasar,” tegas Tom Rhind, Head of Trust & Safety SEEK, dalam keterangannya, 21/11/2025.

READ  Jobstreet by SEEK Tawarkan Kesetaraan untuk Para Perempuan Mencari Kesempatan Karir

Sementara Willem Najoan, Operations Director Jobstreet Indonesia, menegaskan bahwa ancaman ini sudah memasuki level yang sangat serius: “Kita bicara bukan hanya kerugian finansial, tetapi juga pintu masuk kejahatan terorganisir.”

Pencari Kerja Harus Lebih Kritis

Di tengah meningkatnya gelombang penipuan, pencari kerja wajib hanya menggunakan platform resmi dan terverifikasi, serta menghindari tawaran kerja “instan” yang datang lewat chat pribadi.

Tags: Job ScamJobStreetJobstreet by SEEKLowongan Kerja
Previous Post

KAI Masih Kaji Operasional KRL Jabodetabek 24 Jam, Prioritaskan Keselamatan dan Perawatan

Next Post

Prabowo Beri Rehabilitasi untuk Ira Puspadewi di Kasus Korupsi ASDP

Next Post
Prabowo Beri Rehabilitasi untuk Ira Puspadewi di Kasus Korupsi ASDP

Prabowo Beri Rehabilitasi untuk Ira Puspadewi di Kasus Korupsi ASDP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

19 Agustus 2026 | 12:36
dukun-pembunuh-pasutri-tegal-pernah-habisi-9-orang

Fakta Terbaru Kasus Dukun Pembunuh Pasutri di Tegal

21 Agustus 2025 | 09:00
Selain menjatuhkan sanksi, KPPU juga merekomendasikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat pengawasan industri pinjaman online. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah celah regulasi serta membatasi praktik asosiasi yang berpotensi memuat ketentuan anti persaingan di masa depan

Bersekongkol Tetapkan Bunga Tinggi, KPPU Denda 97 Fintech Sebesar Rp 755 Miliar

27 Maret 2026 | 10:50
“Digelar sejak 2017, setiap tahunnya program ‘Gerakan Masjid Bersih’ selalu mengangkat fokus yang berbeda. Tahun ini secara khusus kami ingin merangkul masyarakat dan komunitas ibu-ibu dalam mendukung tugas para marbot di bulan Ramadan. Di tengah padatnya aktivitas beribadah dan bersilaturrahmi, masjid dan segenap fasilitasnya menjadi lebih rawan kotor, sementara marbot memiliki keterbatasan kemampuan dan sarana untuk terus menjaga kebersihannya selama sebulan penuh”, kata Nurdiana.

“Gerakan Masjid Bersih” Unilever Indonesia Masuk Tahun ke-9, Beri Manfaat ke 270.000 Mesjid

17 Maret 2025 | 20:50
Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
Ilustrasi Digitalisasi SPBU Pertamina

Pengadaan Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina Didalami KPK

21 Januari 2025 | 15:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved