Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Kinerja Jalan Tol Nusantara Infrastructure Menguat Semester Pertama 2026

Peningkatan volume lalu lintas, laba entitas asosiasi, dan efisiensi keuangan menjadi penopang kinerja PT Nusantara Infrastructure Tbk pada Semester I 2026.

by Teguh Imam Suyudi
3 Agustus 2026 | 09:00
in Bisnis
diskon-tol-30-arus-balik-lebaran-2026

Ilustrasi Jalan Tol dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – PT Nusantara Infrastructure Tbk (NI) mencatat kinerja bisnis jalan tol yang menguat sepanjang Semester I 2026. Melalui entitas asosiasinya, PT Margautama Nusantara (MUN) Group, perseroan membukukan pertumbuhan volume lalu lintas, peningkatan laba, serta penguatan profitabilitas di tengah dinamika sektor infrastruktur.

Berdasarkan data hingga Juni 2026, total volume lalu lintas MUN Group meningkat 5,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) di Jalan Tol BSD sebesar 5,6 persen dan Jalan Tol Makassar sebesar 6,2 persen secara tahunan.

Sejalan dengan peningkatan lalu lintas, pendapatan MUN Group mencapai Rp424,1 miliar atau naik 7,3 persen secara tahunan. Sementara itu, laba bersih (net income) MUN Group meningkat 12 persen berkat perbaikan kinerja operasional dan penurunan beban bunga.

Kontribusi tersebut turut memperkuat laporan keuangan konsolidasi NI. Perseroan mencatat share in net profit of associates sebesar Rp55,1 miliar pada Semester I 2026, meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Profitabilitas dan Ekspansi Bisnis

Head of Corporate Communication & CSR PT Nusantara Infrastructure Tbk, Indah D.P. Pertiwi, 31/7/2026, mengatakan pertumbuhan laba mencerminkan keberhasilan perusahaan menjaga kualitas operasional sekaligus mengoptimalkan kinerja aset jalan tol.

Menurut dia, perseroan akan terus meningkatkan kualitas layanan serta efisiensi operasional guna memberikan nilai tambah bagi pengguna jalan dan seluruh pemangku kepentingan.

Di sisi keuangan, NI menjaga struktur permodalan tetap sehat. Ekuitas perseroan meningkat 0,2 persen dibandingkan 2025, sementara liabilitas turun 8,5 persen. Perseroan juga mencatat pengeluaran kas bersih yang lebih rendah serta telah membayarkan dividen sebesar Rp45,4 miliar pada Juni 2026.

READ  TikTok Shop Indonesia Tutup Mulai 4 Oktober

Selain bisnis jalan tol, Nusantara Infrastructure terus mengembangkan portofolio di sektor air bersih dan energi terbarukan. Penjualan air bersih SCTK tumbuh 3,9 persen secara tahunan berkat penambahan pelanggan dan ekspansi ke kawasan industri baru. Adapun penjualan energi terbarukan turun 16,4 persen akibat keterbatasan pasokan feedstock, tantangan yang masih dihadapi industri tersebut.

Perseroan menegaskan akan terus mengoptimalkan seluruh portofolio bisnis melalui peningkatan efisiensi, kualitas layanan, serta pengelolaan risiko secara prudent guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Tags: Infrastruktur IndonesiaJalan TolNusantara Infrastructure
Previous Post

Tragedi Ceuta Tewaskan 90 Migran Menuju Spanyol

Next Post

Layanan Poket Valas ‘Outward Remittance’ BCA, Kini Bisa Dilayani di Cabang

Next Post
Sebelumnya, layanan Outward Remittance menggunakan sumber dana Poket Valas hanya tersedia melalui aplikasi myBCA.

Layanan Poket Valas ‘Outward Remittance’ BCA, Kini Bisa Dilayani di Cabang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Hadits Rasullulah tentang 7 Lapis Bumi Terbukti Oleh Sains

Hadits Rasullulah tentang 7 Lapis Bumi Terbukti Oleh Sains

31 Agustus 2023 | 13:13
Pemerintah Siapkan Perpres Tata Kelola Makan Bergizi, Dadan: Dukungan Sudah Mendesak

MBG Prioritaskan Indonesia Timur, BGN Siapkan Pola Khusus

23 September 2026 | 12:54
Kementerian PU Gelar OMC di Citarum Hadapi El Nino

Kementerian PU Gelar OMC di Citarum Hadapi El Nino

22 September 2026 | 14:38
Di tempat yang sama, salah satu Pemohon yaitu Denny Indrayana meminta dibedakan antara diskualifikasi dengan mekanisme pemberhentian atau removal from office. Menurutnya, Pasal 7A dan Pasal 7B UUD 1945 mengenai pemberhentian Presiden dan Wakil Presiden tidak tepat digunakan apabila persoalan yang dipersoalkan adalah tidak terpenuhinya syarat calon sejak awal. Ia menilai forum yang tepat untuk menguji persoalan tersebut adalah MK sebagai lembaga peradilan pemilu. Denny kemudian mengusulkan penggunaan disqualification bukan removal from office.

Cacat Syarat Pendidikan, Gibran Diminta Didiskualifikasi

22 September 2026 | 16:10
schneider-electric-modernisasi-jaringan-listrik-bebas-sf6

Schneider Electric Dorong Modernisasi Jaringan Listrik Berkelanjutan

22 September 2026 | 20:00
Menurut Basnang, regulasi dan Telepontren tersebut dihadirkan agar kasus kekerasan seksual di lingkungan pesantren tidak boleh kembali terjadi. Namun demikian, pencegahan kekerasan di pesantren tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Pengasuh pesantren, kiai, ibu nyai, masyarakat, dan seluruh unsur di lingkungan pesantren perlu terlibat dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi santri.

Kemenag Hadirkan Regulasi dan Telepontren Agar Kekerasan Seksual di Pesantren Tidak Lagi Terjadi

23 September 2026 | 10:57
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved