Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Skandal DSI: Ponzi Berkedok Syariah

by Teguh Imam Suyudi
15 Januari 2026 | 22:00
in Hukum
skandal-dsi-ponzi-berkedok-syariah

Ilustrasi Kejahatan Keuangan dibuat ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Tabir gelap di balik gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI) mulai terkuak. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap indikasi kuat bahwa platform pinjaman daring berbasis syariah ini tidak sekadar bermasalah secara bisnis, melainkan diduga menjalankan skema kriminal. Modusnya? Skema ponzi yang dibungkus rapi dengan label “syariah”.

Hasil pemeriksaan OJK menunjukkan, DSI diduga menggalang dana masyarakat dengan cara-cara manipulatif. Mereka menggunakan data penerima pinjaman (borrower) yang nyata, lalu mengemasnya menjadi proyek-proyek fiktif sebagai underlying untuk menarik dana baru dari lender.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, mengungkapkan bahwa praktik ini sudah terpantau sejak Agustus 2025. Dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, ia menyebut DSI mempublikasikan informasi yang tidak benar di website mereka untuk menarik minat investor.

“DSI mempublikasikan informasi tidak benar untuk menggalang dana lender,” kata Agusman, Kamis (15/2026).

Tak hanya itu, DSI juga diduga memanfaatkan perusahaan-perusahaan terafiliasi sebagai “umpan”. Afiliasi internal diposisikan sebagai lender agar publik percaya dan ikut menanamkan dana.

“Jadi dari dalam sendiri memancing,” tegas Agusman.

Dana Diputar, Bukan Dikelola

Lebih mencengangkan lagi, OJK menemukan bahwa dana yang dihimpun tidak sepenuhnya disalurkan sesuai peruntukan. DSI disebut menggunakan rekening perusahaan vehicle sebagai penampung dana escrow, lalu menyalurkan dana lender ke perusahaan terafiliasi.

Praktik ini semakin menguatkan dugaan bahwa aliran dana hanya diputar, bukan dikelola secara sehat. Bahkan, dana dari lender yang belum dialokasikan digunakan untuk membayar kewajiban lain.

“Atau istilahnya ponzi,” kata Agusman blak-blakan.

Skema ponzi sendiri merupakan modus investasi palsu, di mana keuntungan investor lama dibayar dari dana investor baru, bukan dari hasil usaha riil. Ketika aliran dana baru terhenti, sistem langsung runtuh.

READ  Muhammadiyah Akan Laporkan Pemasang Pagar Misterius di Tangerang

Dan inilah yang diduga terjadi pada DSI.

Laporan Palsu dan Pelanggaran Aturan

OJK juga menemukan bahwa DSI menggunakan dana lender untuk melunasi pembiayaan borrower yang macet, lalu melaporkannya secara tidak benar. Tak hanya itu, perusahaan ini juga melanggar ketentuan batas maksimum penyaluran pembiayaan pindar senilai Rp 2 miliar.

Masalah lain yang terungkap adalah dana escrow yang mengendap, kesalahan pencatatan laporan, hingga dugaan manipulasi data.

“Jadi intinya memang kami lihat ada indikasi fraud atau kriminal,” ujar Agusman.

Atas temuan tersebut, OJK resmi melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri pada 15 Oktober 2025.

PPATK: Ponzi Berkedok Syariah

Temuan OJK sejalan dengan hasil penelusuran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Lembaga ini menyebut, gagal bayar DSI bukan sekadar kesalahan manajemen, melainkan akibat skema ponzi yang terstruktur.

Deputi Bidang Pemberantasan PPATK, Danang Tri Hartono, mengungkapkan bahwa berdasarkan data transaksi keuangan sejak 2021 hingga 2025, DSI telah menghimpun dana masyarakat sebesar Rp 7,478 triliun.

“Nah kalau dari skemanya yang kami cermati ini adalah skema ponzi berkedok syariah,” ujarnya.

Pernyataan ini menjadi tamparan keras bagi industri fintech syariah yang selama ini mengklaim menjunjung tinggi prinsip transparansi dan keadilan.

Masyarakat Harus Waspada

Kasus DSI menjadi alarm keras bagi masyarakat. Label “syariah” ternyata tidak otomatis menjamin keamanan investasi. Jika pengawasan longgar dan literasi keuangan rendah, masyarakat bisa terjebak dalam jerat penipuan berjubah agama.

Kini, publik menunggu langkah tegas aparat penegak hukum. Apakah kasus ini akan menjadi preseden penting dalam memberantas skema ponzi di sektor fintech? Atau justru tenggelam seperti banyak kasus serupa sebelumnya?

Satu hal yang pasti: dana triliunan rupiah sudah terlanjur berputar, dan ribuan lender kini menunggu kepastian nasib uang mereka.

READ  LPEI Diduga Lakukan Tindak Korupsi Hingga Rp 11,7 Triliun

Tags: Fintech SyariahSkandal DSISkema PonziWaspada Investasi
Previous Post

China Blacklist! Larangan Total Software AS & Israel

Next Post

PT DSI Rugikan 4.898 Lender Sebesar Rp 1,4 Triliun

Next Post
Menurut Ahmad kembali, pihaknya sangat berterima kasih karena difasilitasi dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR RI dengan OJK, PPATK dan LPSK. Terlebih OJK juga sudah memastikan akan terus mengawal sampai tuntas kasus fraud yang dilakukan oleh PT DSI. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman bahkan menyatakan bila pihaknya telah melaporkan PT DSI ke Bareskrim Polri

PT DSI Rugikan 4.898 Lender Sebesar Rp 1,4 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gunung Kawi: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Mitos Pesugihan

Gunung Kawi: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Mitos Pesugihan

16 Juli 2026 | 14:05
bank-china-panda-bond-indonesia

Bank of China Pimpin Penerbitan Panda Bond Perdana Indonesia, Perluas Akses Pendanaan di Pasar China

21 Juli 2026 | 09:00
Menurut Anton, pasar properti Jakarta tetap berada pada posisi yang kuat meskipun menghadapi tantangan ekonomi dan lingkungan global. Dan seiring perluasan jaringan transportasi massal, proyek seperti MRT Fase 2A dan pengembangan kawasan Dukuh Atas, semua itu akan membuka peluang baru bagi pengembangan perkantoran, hunian, ritel, hingga kawasan multifungsi.

Pasar Properti Indonesia Tetap Kuat Sekalipun Hadapi Tantangan Ekonomi dan Lingkungan Global

22 Juli 2026 | 15:50
Sudaryono Ditunjuk Pimpin BGN, Posisi Wamentan Masih Kosong

Sudaryono Ditunjuk Pimpin BGN, Posisi Wamentan Masih Kosong

22 Juli 2026 | 13:06
Pendaftaran BSI Scholarship Berdampak 2026 dibuka mulai 13 Juli hingga 17 Agustus 2026. Tahapan seleksi akan berlangsung pada 8–17 Agustus 2026, sedangkan hasil akhir akan diumumkan pada 18 Agustus 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, dan daftar perguruan tinggi mitra dapat diakses melalui www.bsischolarship.id.

BSI Maslahat Luncurkan BSI Scholarship Berdampak 2026

22 Juli 2026 | 14:47
istana-buka-suara-kisruh-penonaktifan-bpjs-kesehatan-2026

BPJS Kesehatan Tekor Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar pada 2027

10 Juni 2026 | 15:05
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved