Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Harga Minyak Naik, Ini Pemicunya

by Irawan Djoko Nugroho
29 Januari 2026 | 14:32
in Ekonomi
Dikutip dari Reuters (29/1/2026), Presiden AS Donald Trump tengah mempertimbangkan opsi untuk menyerang pasukan keamanan dan para pemimpin Iran guna memicu protes yang berpotensi menggulingkan rezim saat ini.

Ilustrasi: Minyak mentah Brent. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Harga minyak merangkak naik. Dicatat, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak pengiriman Maret 2026 naik 50 sen atau 0,73% menjadi US$ 68,9 per barel pada (29/1/2026) pukul 09.30 WIB. Selain itu, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Maret 2026 juga menguat 58 sen atau 0,92% ke US$ 63,79 per barel.

Kenaikan tersebut tidak lepas dari meningkatnya kekhawatiran AS menyerang Iran. Dikutip dari Reuters (29/1/2026), Presiden AS Donald Trump tengah mempertimbangkan opsi untuk menyerang pasukan keamanan dan para pemimpin Iran guna memicu protes yang berpotensi menggulingkan rezim saat ini.

Kenaikan harga minyak juga dipicu dengan turunnya persediaan minyak mentah AS sebesar 2,3 juta barel menjadi 423,8 juta barel pada 23 Januari 2026. Hal tersebut disampaikan Badan Informasi Energi AS pada (28/1/2026).*

READ  Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe, Fasilitas Nuklir Rahasia Iran Jadi Sorotan
Tags: ASIranMinyak Brent
Previous Post

Hujan Tak Reda, PJJ di Jakarta Diperpanjang!

Next Post

Arsenal Sempurna, Madrid Terpaksa Jalur Playoff

Next Post
psg-juara-liga-champions-2025-hajar-inter-milan-5-0

Arsenal Sempurna, Madrid Terpaksa Jalur Playoff

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00

POPULER

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

4 November 2026 | 11:19
Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

3 November 2026 | 17:09
Profil Nabi Luth AS

Profil Nabi Luth AS

14 Februari 2025 | 15:57
Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

4 November 2026 | 11:31
Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

4 November 2026 | 10:58
Sementara itu, untuk beban jatuh tempo pada 2027 diperkirakan mulai menurun menjadi Rp 672,29 triliun. Sekalipun demikian, beberapa bulan masih akan mencatatkan nilai yang cukup besar. Seperti misalnya: April - Rp 127,01 triliun, Mei - Rp 120,43 triliun, Desember - Rp 112,39 triliun, dan Januari - Rp 104,44 triliun

Utang Jatuh Tempo Pemerintah Naik 24,3% Secara YoY Jadi 749,23 Triliun

14 Juli 2026 | 10:47
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved