Jakarta, CoreNews.id – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah akan bertemu dengan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membahas keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian untuk Gaza. Langkah ini menyusul permintaan MUI agar Indonesia menarik diri dari forum tersebut yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
“Kami nanti akan berdialog dengan MUI. Kami akan berikan penjelasan kenapa Indonesia memutuskan bergabung dengan Board of Peace,” ujar Prasetyo di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.
Prasetyo menegaskan, keikutsertaan Indonesia bertujuan memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur dialog internasional. Menurutnya, tanpa bergabung Indonesia tidak memiliki ruang untuk menyampaikan masukan bagi penyelesaian konflik Gaza–Israel secara damai.
Namun, MUI menilai BoP sebagai “perdamaian semu”. Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, menyebut BoP sebagai bentuk neokolonialisme. Sementara Wakil Ketua Umum MUI KH M. Cholil Nafis meminta Presiden Prabowo Subianto menarik keanggotaan Indonesia karena Dewan Perdamaian dinilai tidak berpihak pada Palestina.













