Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

BMKG Siapkan 37 Titik Pantau Hilal Ramadhan

by Teguh Imam Suyudi
16 Februari 2026 | 22:00
in News
Awal Ramadhan 2026

Ilustrasi Bulan Ramadhan (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyiapkan pemantauan hilal di 37 lokasi di seluruh Indonesia guna membantu penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah. Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi BMKG, @infoBMKG.

Dalam unggahan yang dikutip pada Senin (16/2/2026), BMKG menyatakan tim pemantau akan melakukan rukyat atau pengamatan hilal pada 17 dan 18 Februari 2026.

“Untuk membantu penentuan awal Ramadan 1447 H, BMKG telah menyiapkan tim di 37 lokasi seluruh Indonesia yang bertugas melakukan pengamatan (rukyat) pada tanggal 17 dan 18 Februari 2026,” tulis @infoBMKG.

Hilal Masih di Bawah Ufuk

BMKG menjelaskan, berdasarkan perhitungan hisab, posisi hilal pada 17 Februari 2026 masih berada di bawah ufuk atau bernilai minus, sehingga belum memenuhi kriteria visibilitas hilal.

“Berdasarkan data hisab, posisi hilal pada 17 Februari masih berada di bawah ufuk (minus), sehingga kemungkinan besar baru akan memenuhi kriteria MABIMS (tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat) pada tanggal 18 Februari dengan ketinggian mencapai 7,62 derajat hingga 10,03 derajat,” tulis BMKG.

Kriteria MABIMS sendiri merupakan kesepakatan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Tunggu Keputusan Sidang Isbat

Meski hasil pengamatan dan perhitungan astronomi telah disiapkan, penetapan awal Ramadhan tetap menunggu keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Kemenag dijadwalkan menyelenggarakan Sidang Isbat di Kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta, pada Selasa (16/2/2026) sore hingga petang. Sidang tersebut akan menentukan kapan umat Islam di Indonesia mulai menjalankan ibadah puasa.

BMKG juga mengajak masyarakat untuk menyaksikan proses rukyat hilal secara langsung melalui siaran daring di laman resmi pemantauan hilal BMKG.

READ  BMKG Prakirakan Jakarta Diguyur Hujan Senin Ini

“Mari kita siapkan diri dengan hati yang bersih untuk menyambut bulan penuh keberkahan ini. Semoga persiapan ibadah kita semua diberikan kelancaran,” demikian ajakan BMKG.

Tags: BMKGhilalRamadhan 1447HSidang Isbat
Previous Post

Prabowo Bertolak ke Washington Temui Trump

Next Post

Diklat Dakwah Albaqo-IKAMAH 2026, Membangun Kualitas Ummat

Next Post
Diklat Dakwah Albaqo-IKAMAH 2026, Membangun Kualitas Ummat

Diklat Dakwah Albaqo-IKAMAH 2026, Membangun Kualitas Ummat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

30-twibbon-tahun-baru-islam-1-muharram-1447h

30 Twibbon Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H Lengkap dengan Cara Download dan Unggahnya

24 Juni 2025 | 09:00
audi-s3-terbaru-indonesia-2026

Audi S3 Terbaru Meluncur di Indonesia, Performa Ganas 333 PS Ini Bikin Pengemudi Ketagihan!

7 April 2026 | 19:00
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

15 Juni 2026 | 08:00
qatar-vs-swiss-imbang

Qatar Curi Poin Dramatis, Tahan Imbang Swiss 1-1 Lewat Gol Injury Time di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 | 09:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Menurut Tulus, pendekatan tersebut menghadirkan terobosan baru dalam pengembangan teknologi fotovoltaik dengan mengadopsi mekanisme fotosintesis alami yang efisien dan aman karena bakteri yang digunakan tidak bersifat patogen. Teknologi ini juga masuk kategori sel surya generasi ketiga atau third-generation solar cells yang tergolong emerging photovoltaics, khususnya bio-solar cell, dengan keunggulan menggunakan material ramah lingkungan, diproses pada suhu rendah, dan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah.

BRIN Kembangkan Teknologi Sel Surya Berbasis Pigmen Fotosintesis Bakteri Ungu

15 Juni 2026 | 11:54
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved