Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Pemerintah Siapkan 3 Langkah Antisipasi Terkait Ancaman PHK di Lima Sektor Industri

by Irawan Djoko Nugroho
7 Mei 2026 | 15:19
in Ekonomi
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kondisi industri tidak bisa hanya dilihat dari perusahaan yang mengalami penurunan atau penutupan usaha. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih berada di atas lima persen seharusnya juga mendorong munculnya perusahaan baru dan penyerapan tenaga kerja,” kata Purbaya dalam Bincang Bareng Media di Kebon Sirih, Jakarta (6/5/2026).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Potensi PHK di lima sektor industri dalam tiga bulan ke depan, yakni tekstil dan produk tekstil, plastik, elektronik, otomotif, serta semen telah disampaikan kalangan buruh Indonesia. Tekanan disebut berasal dari pelemahan daya beli, kenaikan biaya impor bahan baku, dan ketidakpastian ekonomi global.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kondisi industri tidak bisa hanya dilihat dari perusahaan yang mengalami penurunan atau penutupan usaha. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih berada di atas lima persen seharusnya juga mendorong munculnya perusahaan baru dan penyerapan tenaga kerja,” kata Purbaya dalam Bincang Bareng Media di Kebon Sirih, Jakarta (6/5/2026).

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan banyak kebijakan antisipasi atas kekhawatiran yang ada. Pertama. Pemerintah akan menjaga likuiditas perbankan agar pembiayaan untuk dunia usaha tetap tersedia. Langkah itu diharapkan bisa menopang ekspansi industri di tengah perlambatan global. Kedua. Pemerintah akan menyiapkan dukungan khusus bagi industri manufaktur berorientasi ekspor, terutama sektor tekstil yang dinilai mulai kesulitan memperoleh pinjaman dari perbankan karena dianggap sebagai sunset industri. Ketiga. Pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap barang impor ilegal dan menjaga daya beli masyarakat untuk menopang pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2026.*

READ  Pemda Diminta Tidak Menyimpan Uang di Bank
Tags: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Previous Post

Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71 Ribu Sekolah pada 2026

Next Post

Mensos Gus Ipul Temui KPK Bahas Polemik Anggaran Sepatu Sekolah

Next Post
Mensos Gus Ipul Temui KPK Bahas Polemik Anggaran Sepatu Sekolah

Mensos Gus Ipul Temui KPK Bahas Polemik Anggaran Sepatu Sekolah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00

POPULER

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

4 November 2026 | 11:19
Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

3 November 2026 | 17:09
Profil Nabi Luth AS

Profil Nabi Luth AS

14 Februari 2025 | 15:57
Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

4 November 2026 | 11:31
Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

4 November 2026 | 10:58
Sementara itu, untuk beban jatuh tempo pada 2027 diperkirakan mulai menurun menjadi Rp 672,29 triliun. Sekalipun demikian, beberapa bulan masih akan mencatatkan nilai yang cukup besar. Seperti misalnya: April - Rp 127,01 triliun, Mei - Rp 120,43 triliun, Desember - Rp 112,39 triliun, dan Januari - Rp 104,44 triliun

Utang Jatuh Tempo Pemerintah Naik 24,3% Secara YoY Jadi 749,23 Triliun

14 Juli 2026 | 10:47
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved