Jakarta, CoreNews.id – Badan Amil Zakat Nasional menilai pelaksanaan dam haji dan kurban di Indonesia dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat, terutama peternak desa dan keluarga kurang mampu. Hal itu disampaikan Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid saat peluncuran layanan pembayaran kurban dan dam haji digital bersama Bank Syariah Indonesia di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Menurut Sodik, ibadah kurban dan dam tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga berdampak pada ekonomi kerakyatan dan pemenuhan gizi masyarakat. “Kalau dilihat dari sisi manfaat dan maslahat, maka kurban termasuk dam itu lebih bermanfaat jika dilaksanakan di tanah air,” ujarnya.
Ia mengatakan masih banyak masyarakat yang hanya menikmati daging saat Idul Adha. Selain itu, peningkatan pelaksanaan dam di Indonesia dinilai dapat membuka pasar besar bagi peternak kecil di desa.
Kementerian Haji dan Umrah RI juga menilai potensi ekonomi dam sangat besar karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah jemaah haji terbanyak setiap tahun. Sementara itu, BSI mencatat potensi pembayaran dam digital melalui BYOND by BSI mencapai Rp55,8 miliar pada musim haji 2026.













