Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 1,9 % yoy, Jadi Rp 7.882 Triliun

by Irawan Djoko Nugroho
15 Juni 2026 | 16:08
in Ekonomi
Menurut Denny, dari total ULN tersebut, ULN pemerintah dicatat sebesar 216,4 miliar dolar AS, atau secara tahunan tumbuh sebesar 3,7 persen (yoy). Dan ULN swasta dicatat sebesar 193,2 miliar dolar AS, atau secara tahunan mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,7 persen (yoy).

Ilustrasi: Utang Luar Negeri Indonesia. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada April 2026 dicatat sebesar 439,8 miliar dolar AS atau setara Rp 7.882 triliun (kurs acuan BI Rp 17.921 per dolar AS). Secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh sebesar 1,9 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2026 sebesar 1,0 persen yoy atau 433,94 miliar dolar AS.

Hal tersebut disampaikan Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso di Jakarta, (15/6/2026). Menurut Denny, dari total ULN tersebut, ULN pemerintah dicatat sebesar 216,4 miliar dolar AS, atau secara tahunan tumbuh sebesar 3,7 persen (yoy). Dan ULN swasta dicatat sebesar 193,2 miliar dolar AS, atau secara tahunan mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,7 persen (yoy).

Untuk ULN pemerintah, dicatat dimanfaatkan untuk mendukung sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (22 persen dari total ULN pemerintah), administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (20,5 persen), jasa pendidikan (16,2 persen), konstruksi (11,5 persen), serta transportasi dan pergudangan (8,5 persen). Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,99 persen dari total ULN pemerintah.

Sementara itu, ULN swasta terbesar dicatat berasal dari sektor industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta pertambangan dan penggalian, dengan pangsa mencapai 79,6 persen dari total ULN swasta. ULN swasta juga didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 75,8 persen terhadap total ULN swasta.*

READ  Otorita Ibu Kota Nusantara Memastikan Pembangunan IKN Terus Berlanjut
Tags: Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny PrakosoULN PemerintahULN Swasta
Previous Post

Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT sebagai Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

Next Post

Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Lebih dari 20 Nama di Kasus Korupsi MBG

Next Post
Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Lebih dari 20 Nama di Kasus Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Lebih dari 20 Nama di Kasus Korupsi MBG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00

POPULER

KPK Evaluasi Pemanggilan Nusron Wahid Terkait Kasus Suap ATR/BPN

KPK Evaluasi Pemanggilan Nusron Wahid Terkait Kasus Suap ATR/BPN

2 November 2026 | 13:58
Veda Cetak Sejarah, Raih Podium Kedua Moto3 Malaysia 2026

Veda Cetak Sejarah, Raih Podium Kedua Moto3 Malaysia 2026

2 November 2026 | 17:07
Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

3 November 2026 | 17:09
strategi-harbolnas-12-12-brand-tetap-untung

Pajak Digital Berlaku 9 November, Ini Jenisnya

1 November 2026 | 17:00
perbarindo-regulasi-bpr-fleksibel-dukung-umkm

Perbarindo Minta Regulasi BPR Lebih Fleksibel Dukung UMKM

20 Oktober 2026 | 17:00
Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

4 November 2026 | 11:19
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved