Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Tragedi Ceuta Tewaskan 90 Migran Menuju Spanyol

Lonjakan migran dari Maroko ke wilayah kantong Spanyol di Ceuta berujung tragedi kemanusiaan. Aparat memperketat pengamanan, sementara ratusan migran masih bertahan untuk menghindari deportasi.

by Teguh Imam Suyudi
2 Agustus 2026 | 21:00
in News
Tragedi Ceuta Tewaskan 90 Migran Menuju Spanyol
Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Tragedi kemanusiaan terjadi di wilayah kantong Spanyol, Ceuta, Afrika Utara. Sebanyak 90 migran dilaporkan tewas saat berusaha memasuki wilayah Spanyol dari Maroko, menurut laporan stasiun radio Cadena Ser yang mengutip sejumlah sumber.

Sebanyak 74 jenazah ditemukan oleh aparat penegak hukum Spanyol, sedangkan 16 korban lainnya ditemukan oleh otoritas Maroko. Insiden ini menjadi salah satu tragedi paling mematikan dalam krisis migrasi ilegal menuju Uni Eropa melalui jalur Ceuta.

Lonjakan Migran Picu Krisis

Gelombang besar migran mulai memasuki Ceuta pada akhir Juli. Wali Kota Ceuta Juan Jesus Vivas menyebut sekitar 60.000 orang memasuki wilayah tersebut dari Maroko hanya dalam waktu satu hari.

Lonjakan itu memicu kerusuhan di sejumlah titik perbatasan. Pemerintah Spanyol kemudian mengerahkan tambahan personel kepolisian, Garda Sipil, dan militer untuk mengendalikan situasi serta memperketat pengamanan di kawasan tersebut.

Ceuta bersama Melilla merupakan satu-satunya perbatasan darat antara Afrika dan Uni Eropa sehingga selama ini menjadi salah satu jalur utama migrasi ilegal menuju Eropa.

Migran Bersembunyi Hindari Deportasi

Di tengah operasi keamanan, ratusan migran dilaporkan masih berada di Ceuta dan memilih bersembunyi untuk menghindari deportasi ke Maroko. Mereka ditemukan di bawah jembatan, atap bangunan, kawasan pantai, taman, hingga saluran pembuangan.

Para migran tersebar dalam kelompok-kelompok kecil sehingga menyulitkan aparat melakukan pendataan maupun penindakan. Sebagian besar tampak kelelahan dan hanya membawa kantong kecil berisi makanan kering. Beberapa di antaranya meminta makanan dan uang kepada warga yang melintas.

Situasi yang belum sepenuhnya kondusif juga membuat warga setempat mulai menghindari kawasan pesisir dan sekitar Pos Perbatasan Tarajal. Tragedi Ceuta kembali menyoroti besarnya tekanan migrasi di perbatasan selatan Uni Eropa sekaligus tantangan kemanusiaan yang terus membayangi kawasan tersebut

READ  Piala Dunia U-17: Spanyol Menang Tipis atas Mali 1-0

Sumber: Republika.co.id

Tags: CeutaeropaMaroko vs KanadaMigrasiSpanyol
Previous Post

Leo Daniel Rebut Gelar Juara Taipei Open 2026

Next Post

Layanan Poket Valas ‘Outward Remittance’ BCA, Kini Bisa Dilayani di Cabang

Next Post
Sebelumnya, layanan Outward Remittance menggunakan sumber dana Poket Valas hanya tersedia melalui aplikasi myBCA.

Layanan Poket Valas ‘Outward Remittance’ BCA, Kini Bisa Dilayani di Cabang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Perekonomian Thailand tengah berada dalam krisis.

Ekonomi Thailand Dilanda Krisis

24 Januari 2024 | 11:30
Selepas Dewan komisaris SMPD yang sebelumnya menyetujui transaksi melalui Keputusan Dewan Komisaris SMPD yang ditandatangani pada tanggal 10 Januari 2025, SMPD akan menjadi pemegang saham pengendali baru dari DWA. Persentase kepemilikan saham SMPD dicatat sebesar 51%

Summarecon Agung (SMRA) Ambil Alih Duta Wahana Asri

19 Januari 2025 | 15:48
outsystems-agent-workbench-tingkatkan-dampak-bisnis-ai

OutSystems Agent Workbench Akhirnya Rilis! Cara Baru Genjot Bisnis Pakai AI Agentik yang Cerdas

6 Oktober 2025 | 09:00
Untuk harga, Honor 600 Super Edition di Cina dijual mulai 3.299 yuan atau sekitar Rp8,69 juta untuk varian 12/256 GB dan 3.699 yuan atau sekitar Rp9,75 juta untuk model 12/512 GB. Namun demikian untuk jadwal peluncuran global, Honor dicatat belum mengungkapkannya

Honor 600 Super Edition dengan Kamera 200 MP dan Baterai 8.600 mAH Resmi Diluncurkan

29 Mei 2026 | 10:51
aice-bagi-takjil-ramadhan

Aice Bagikan Jutaan Takjil Ramadhan

11 Maret 2026 | 22:00
f16-super-tucano-mendarat-tol-trans-sumatera

F-16 dan Super Tucano Sukses Mendarat Perdana di Tol Trans Sumatera

11 Februari 2026 | 18:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved