Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

BPDO Perlu Dibentuk Karena Potensi Dana Umat Capai Rp 1.200 Triliun per Tahun

by Irawan Djoko Nugroho
30 September 2026 | 16:26
in Nasional
Menurut Nasaruddin, pembentukan BPDO bukan sekadar ditujukan untuk mengumpulkan dana umat. Namun bagaimana dana tersebut dapat dikelola agar memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Karena itu, istilah Badan Pemberdayaan Dana Umat atau BPDO menjadi lebih pas.

Prof Nasaruddin Uma. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Potensi dana umat di Indonesia dicatat mencapai Rp 1.200 triliun per tahun. Potensi ini berasal dari zakat, infak, sedekah, wakaf, dan sumber dana sosial keagamaan lain. Potensi tersebut perlu dikonsolidasikan dan diberdayakan dalam sebuah Badan Pemberdayaan Dana Umat (BPDO).

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Prof Nasaruddin Umar dalam Mudzakarah Nasional dan Forum Diskusi Dewan Pakar IAEI di Jakarta, (29/9/2026). Menurut Nasaruddin, pembentukan BPDO bukan sekadar ditujukan untuk mengumpulkan dana umat. Namun bagaimana dana tersebut dapat dikelola agar memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Karena itu, istilah Badan Pemberdayaan Dana Umat atau BPDO menjadi lebih pas.

Menurut Nazarudin kembali, penguatan dana umat dapat dikaitkan dengan agenda pengentasan kemiskinan umat. Potensi tersebut mencakup zakat, infak, sedekah, wakaf, serta sumber dana sosial keagamaan lainnya.*

READ  Inilah Daftar Kenaikan UMP 2024
Tags: Badan Pemberdayaan Dana UmatMenteri Agama Prof Nasaruddin Umar
Previous Post

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri untuk Rapat Terbatas di Istana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

prof-bahrullah-akbar-resmi-pimpin-iarmi-2025-2030

Prof. Bahrullah Akbar Resmi Pimpin IARMI 2025-2030

29 September 2026 | 14:00
Menurut Agustianto selepas melakukan pengukuhan Pengurus Propinsi Kaltara, para pengurus baru diharap dapat mengetahui persoalan yang menjadi perhatian MASPERA. Di mana diantaranya adalah ketimpangan penguasaan dan kepemilikan tanah, tumpang tindih perizinan, konflik antara masyarakat dan pelaku usaha, serta sengketa yang melibatkan masyarakat adat. Praktik mafia tanah, lemahnya penegakan hukum, dan kerusakan lingkungan turut menjadi tantangan dalam pengelolaan agraria.

Masyarakat Peduli Agraria Kukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Kalimantan Utara

28 September 2026 | 17:35
Konektivitas Transportasi Publik Diminta Jangkau Jalan Mikro

Konektivitas Transportasi Publik Diminta Jangkau Jalan Mikro

30 September 2026 | 11:51
Namun demikian, pergerakan rupiah tetap sejalan dengan pergerakan mata uang kawasan (regional), dengan pelemahan terbatas secara quarter-to-date (qtd) sebesar 0,67 persen. Sementara itu cadangan devisa tercatat meningkat ke level 146,5 miliar dolar AS pada akhir Agustus 2026. BI juga dicatat memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar. Kecukupan likuiditas juga dijaga dengan meningkatkan insentif untuk instrumen Swap dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) lindung nilai kepada BI untuk pendanaan luar negeri

Rupiah Kembali Turun Jadi Rp 18 Ribu Per Dolar AS

29 September 2026 | 13:45
Bareskrim Bongkar Sindikat Etomidate Senilai Rp127,5 Miliar

Bareskrim Bongkar Sindikat Etomidate Senilai Rp127,5 Miliar

29 September 2026 | 13:39
Pemprov DKI Akan Perluas Layanan Transportasi Gratis

Pemprov DKI Akan Perluas Layanan Transportasi Gratis

30 September 2026 | 12:12
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved