Jakarta, CoreNews.id – Pemerintah Indonesia membidik potensi transaksi sebesar US$17,5 miliar atau sekitar Rp293 triliun melalui penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.
Target tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat penetrasi produk nasional di pasar internasional sekaligus memperluas jaringan perdagangan antara pelaku usaha Indonesia dan pembeli dari berbagai negara.
Antusiasme pasar internasional terlihat dari pendaftaran pembeli yang berasal dari 113 negara. Sementara itu, jumlah perusahaan Indonesia yang berpartisipasi sebagai peserta pameran mencapai 1.533 ekshibitor.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menilai tingginya partisipasi tersebut menunjukkan besarnya peluang TEI sebagai platform pertemuan bisnis internasional.
Melalui ajang ini, pemerintah berharap semakin banyak produk Indonesia yang memperoleh akses pasar baru, termasuk produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin memulai ekspor.













