Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Katarak Sering Terlambat Disadari, Kenali Gejalanya

by Teguh Imam Suyudi
28 Oktober 2026 | 17:00
in Gaya Hidup
kiat-memilih-rumah-sakit-mata-medical-outcome

Ilustrasi Klinik Mata dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Penglihatan buram kerap dianggap sebagai bagian dari penuaan. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda katarak yang perlu diperiksa sejak dini untuk mencegah gangguan penglihatan semakin parah.

Jakarta, CoreNews.id – Banyak orang menganggap penglihatan yang semakin buram sebagai bagian normal dari proses penuaan. Akibatnya, pemeriksaan mata sering ditunda hingga gangguan penglihatan mulai menghambat aktivitas sehari-hari.

Padahal, penglihatan yang memburuk secara perlahan dapat menjadi tanda katarak. Dokter mata mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan kualitas penglihatan, terutama pada usia lanjut.

Dalam podcast KMN EyeCare, 27/10/2026, dokter spesialis mata Dr. Ricky E. Rooroh, SpM, mengatakan banyak pasien baru memeriksakan mata ketika kemampuan melihat mereka sudah menurun cukup signifikan.

“Kondisi ini berkembang perlahan sehingga banyak pasien tidak menyadari perubahan yang terjadi pada penglihatannya,” kata Ricky.

Katarak Bukan Sekadar Masalah Usia

Katarak terjadi ketika lensa mata yang semula jernih menjadi keruh. Kondisi ini menghambat masuknya cahaya ke retina sehingga penglihatan tampak berkabut atau buram.

Meski pertambahan usia merupakan faktor risiko utama, penglihatan kabur tidak boleh langsung dianggap sebagai proses penuaan yang normal.

Penderita katarak juga dapat mengalami silau berlebihan dan kesulitan melihat pada malam hari. Karena gejalanya berkembang bertahap, sebagian orang tidak menyadari penurunan penglihatan hingga kondisinya mengganggu rutinitas.

Kapan Harus Memeriksakan Mata?

Gangguan penglihatan akibat katarak dapat memengaruhi berbagai aktivitas, mulai dari membaca dan bekerja di depan komputer hingga mengenali wajah dan berkendara pada malam hari.

Pada kelompok lanjut usia, penurunan kemampuan melihat juga dapat meningkatkan risiko jatuh dan cedera.

Karena itu, pemeriksaan mata penting dilakukan ketika muncul perubahan penglihatan. Masyarakat sebaiknya tidak menunggu sampai pandangan semakin buram atau aktivitas sehari-hari terganggu.

READ  Bagaimana Islam Memandang Feng Shui?

Pemeriksaan mata secara berkala juga dianjurkan, terutama setelah usia 40 tahun, sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing individu.

Deteksi dini membantu dokter menilai kondisi mata dan menentukan penanganan yang tepat. Dengan pemeriksaan rutin, gangguan penglihatan dapat diketahui lebih awal sehingga kualitas hidup tetap terjaga.

Tags: Deteksi Dini KatarakKatarakKesehatan Mata
Previous Post

Konser Ye Dongkrak Ekonomi Jakarta hingga Rp150 Miliar

Next Post

Adaptif dan Agile, Strategi OJK Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan

Next Post
Sebagai informasi, perubahan status indeks pasar modal oleh MSCI akan memiliki dampak signifikan terhadap pergerakan dana global dan stabilitas makroekonomi suatu negara. Demikian pula jika kategori diturunkan dari Emerging Market menjadi Standalone Market, maka akan memiliki dampak yang ekstrem dibanding bila Indonesia tetap bertahan di status Emerging Market.

Adaptif dan Agile, Strategi OJK Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00

POPULER

berbagai-tipe-rombongan-di-mal

Berbagai Tipe Rombongan di Mal, Apa yang Mereka Cari?

26 Juli 2025 | 21:00
polisi-tangkap-aktor-intelektual-penculikan-pembunuhan-kacab-bank

Polda Metro Jaya Minta Maaf soal Deklarasi Sumpah Pemuda

31 Oktober 2026 | 22:00
syarat-penerima-bsu-2026-kemnaker

Kemnaker Terbitkan Aturan BSU 2026, Ini Syaratnya

30 Oktober 2026 | 17:00
Bacaan Saat Meniup Ubun-Ubun dan doa Walimah Aqiqah

Bacaan Saat Meniup Ubun-Ubun dan doa Walimah Aqiqah

11 September 2023 | 15:41
kiat-memilih-rumah-sakit-mata-medical-outcome

Katarak Sering Terlambat Disadari, Kenali Gejalanya

28 Oktober 2026 | 17:00
strategi-harbolnas-12-12-brand-tetap-untung

Harbolnas 12.12: Lima Strategi agar Brand Tetap Untung

31 Oktober 2026 | 09:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved