Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

RSUI Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan dan Keamanan Siber

by Teguh Imam Suyudi
29 November 2025 | 17:00
in Tekno
RSUI Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan dan Keamanan Siber

Direktur Operasional RSUI, Dr. Tommy Dharmawan, MD, PhD, dalam pemaparan bertema “Driving Operational Excellence Through Innovation in Performance” dalam Webinar TOP Digital Awards 2025, Rabu, 26/11/2025.

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan serta efisiensi operasional. Hal ini disampaikan Direktur Operasional RSUI, Dr. Tommy Dharmawan, MD, PhD, dalam pemaparan bertema “Driving Operational Excellence Through Innovation in Performance” dalam Webinar TOP Digital Awards 2025, Rabu, 26/11/2025.

Integrasi ERP untuk Perjalanan Pasien yang Lebih Efisien

RSUI mengimplementasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) guna memperbaiki alur layanan pasien, mulai dari penggunaan aplikasi, proses registrasi, hingga penjadwalan kunjungan berikutnya. Sistem ini disertai penyusunan 32 prosedur operasional standar (SOP) yang dirancang untuk meminimalkan potensi gangguan operasional.

Melalui pendekatan tersebut, RSUI menempatkan anggaran teknologi informasi sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar biaya rutin. Transformasi ini turut diperkuat melalui pembaruan infrastruktur perangkat keras, penerapan sistem dokumen tanpa kertas, serta pengembangan rekam medis elektronik (RME) yang mendukung interoperabilitas dan peningkatan pengalaman pengguna.

Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Artifisial

Dalam upaya meningkatkan efektivitas layanan klinis, RSUI menerapkan berbagai solusi kecerdasan artifisial (AI). Teknologi yang dikembangkan meliputi sistem speech-to-text, picture-to-text, serta penerapan PACS berbasis AI untuk mendukung analisis pencitraan medis. Implementasi ini diharapkan dapat mempercepat proses dokumentasi dan meningkatkan ketepatan diagnostik.

Penguatan Keamanan Siber Melalui Kemitraan

RSUI juga memperkuat sistem keamanan digital melalui kerja sama dengan sejumlah mitra strategis, antara lain Intel, Cisco, dan DAMA Indonesia. Selain itu, kolaborasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), komunitas CIO Healthcare, serta CSIRT Kementerian Kesehatan telah menghasilkan sejumlah penghargaan terkait ketangguhan keamanan siber dan kecepatan respons dalam menangani insiden digital.

Komitmen RSUI terhadap Inovasi Berkelanjutan

READ  Hampir Seperempat Pengguna Kencan Online Mengalami Penguntitan Digital

Implementasi berbagai inovasi ini menjadi landasan RSUI dalam membangun layanan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Langkah tersebut juga memperkuat posisi RSUI sebagai institusi kesehatan yang berorientasi pada efisiensi, keamanan, dan peningkatan kualitas pelayanan.

Dengan strategi yang terintegrasi, RSUI menargetkan terwujudnya standar operasional rumah sakit modern yang berkelanjutan dan mampu menjawab tantangan era digital.

Tags: RSUITop Digital Awards 2025
Previous Post

Disebut Resmikan Bandara IMIP, Jokowi: Semua yang Nggak Baik Ditariknya ke Saya

Next Post

Konflik Saling Pecat di PBNU Buat Warga NU Sedih

Next Post
Penolakan Gus Yahya terhadap pemecatan tersebut memicu gelombang balasan. Ia memberhentikan sejumlah pengurus dan merotasi Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dari posisi sekretaris jenderal menjadi ketua PBNU dalam rapat Tanfidziyah di Gedung PBNU, Jumat, 28 November 2025

Konflik Saling Pecat di PBNU Buat Warga NU Sedih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Menag Ungkap Lima Sumber Pengetahuan yang Diajarkan di Pesantren

Menag Ungkap Lima Sumber Pengetahuan yang Diajarkan di Pesantren

23 Oktober 2026 | 11:24
qatar-turkiye-pakistan-indonesia-kerja-sama-pertahanan

Qatar, Turkiye, Pakistan, Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan

23 Oktober 2026 | 08:00
Menurut Hasan, besarnya sanksi tersebut menjadi rekor denda terbesar sepanjang sejarah OJK. OJK juga tidak akan ragu menjatuhkan sanksi berat apabila pelanggaran yang dilakukan memang menuntut konsekuensi hukum yang berat. Khusus penegakan hukum terhadap pelanggaran pasar modal tidak berhenti pada sanksi administratif. Jika hasil pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut menemukan dugaan tindak pidana yang didukung bukti cukup, perkara dapat ditindaklanjuti melalui proses penyidikan dan jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

OJK Jatuhkan Denda Rp 2,52 Triliun pada Pelaku Pelanggaran di Pasar Modal

23 Oktober 2026 | 15:53
dki-jakarta-transportasi-gratis-pencari-kerja-2027

DKI Jakarta Gratiskan Transportasi Bagi Pencari Kerja Mulai 2027

23 Oktober 2026 | 09:00
Menurut Firman, penurunan GWM sebesar satu poin persentase diperkirakan dapat menambah likuiditas perbankan sekitar Rp90 triliun. Kebijakan ini ditempuh untuk menyeimbangkan likuiditas di pasar uang dan perbankan di tengah pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan dana pihak ketiga (DPK).

BI Turunkan GWM 2 Persen

23 Oktober 2026 | 16:49
Galeri Nasional Direvitalisasi, 1.876 Karya Seni Disiapkan untuk Dipamerkan

Galeri Nasional Direvitalisasi, 1.876 Karya Seni Disiapkan untuk Dipamerkan

23 Oktober 2026 | 15:11
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved