Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Heboh Benda Terang Meledak di Langit Lampung! BRIN Ungkap Faktanya

by Teguh Imam Suyudi
5 April 2026 | 18:00
in Tekno
benda-langit-lampung-sampah-antariksa

Ilustrasi Pecahan Roket Terbakar di Angkasa (Gambar: Wikipedia)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Dunia maya kembali dihebohkan dengan beredarnya video viral yang memperlihatkan benda langit misterius meluncur kencang lalu berpencar di atas wilayah Lampung, Sabtu (4/4/2026). Fenomena langit yang terjadi pada malam hari itu sontak membuat warga Lampung dan Banten gempar.

Namun, jangan buru-buru mengaitkannya dengan tanda-tanda mistis atau fenomena luar angkasa yang aneh. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akhirnya buka suara dan memberikan penjelasan mengejutkan.

Profesor Astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin, dengan tegas menyatakan bahwa benda terang yang tampak pecah menjadi serpihan itu bukanlah meteor atau alien, melainkan sampah antariksa.

“Objek terang yang meluncur dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian itu adalah pecahan sampah antariksa,” ujar Thomas di Jakarta, Minggu (5/4).

Berasal dari Roket China

Menurut Thomas, sampah antariksa tersebut merupakan puing bekas roket China jenis CZ-3B (Long March 3B). Berdasarkan data dari Space-Track dan analisis orbit terbaru, roket itu meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia, tepatnya di pantai barat Sumatera.

“Info terbaru menunjukkan bahwa bekas roket China tersebut memasuki atmosfer dan melintas di barat Sumatera,” jelasnya.

Momen Memasuki Atmosfer Bumi

Thomas menjelaskan kronologi jatuhnya sampah antariksa tersebut. Sekitar pukul 19.56 WIB, ketinggian benda itu sudah turun drastis hingga di bawah 120 kilometer. Saat memasuki atmosfer padat, gesekan dengan udara menyebabkan puing roket terbakar dan hancur berkeping-keping.

“Objek tersebut terus meluncur, terbakar, dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten,” tutur Thomas.

Fenomena ini terlihat spektakuler karena terjadi di ketinggian yang relatif rendah, sehingga cahaya dari pembakaran puing antariksa tersebut sangat terang dan mudah diamati dari permukaan Bumi.

READ  Selamat Datang di Faewilds – Early Access Nightingale Sudah Tersedia Sekarang!

Imbauan untuk Masyarakat

BRIN mengimbau masyarakat tidak perlu panik. Sampah antariksa seperti ini umumnya habis terbakar di atmosfer dan tidak berbahaya bagi penduduk di daratan. Namun, fenomena ini sekaligus menjadi pengingat akan semakin padatnya lalu lintas antariksa dan risiko puing roket yang jatuh tak terkendali.

“Kejadian ini biasa dalam dinamika antariksa. Tapi tetap mengingatkan kita pentingnya pengelolaan sampah luar angkasa ke depannya,” pungkas Thomas.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih ramai mengunggah ulang video detik-detik “benda langit” itu meledak di langit Lampung.

Tags: BRINFenomena LangitSampah AntariksaViral Lampung
Previous Post

Cetak Laba Rp711 M di Tengah Terpaan PSAK 117, Tugu Insurance Buktikan Fundamental Kokoh!

Next Post

Kemenag Usul Tambahan Rp24,8 Triliun, Pendidikan Keagamaan Ingin Setara Sekolah Umum

Next Post
kemenag-lantik-pppk-terbanyak-dan-gaji-pppk-2025

Kemenag Usul Tambahan Rp24,8 Triliun, Pendidikan Keagamaan Ingin Setara Sekolah Umum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

19 Agustus 2026 | 12:36
Kenaikan tarif Tol Tamer itu akan dimulai dikenakan pada pukul 00.00 WIB.

Tarif Tol Tangerang-Merak Naik Mulai Selasa 15 April 2025

14 April 2025 | 15:50
Sebagai awalan, OJK melakukan pendekatan yang lebih persuasif. OJK bahkan sudah mengirimkan surat kepada seluruh bank di KBMI 1 untuk mulai mengeksplor kemungkinan-kemungkinan konsolidasi. Selanjutnya tinggal selangkah ke Peraturan OJK (POJK) setelah semua analisis dampak dituntaskan

Kinerja Kurang Memuaskan, OJK Akan Hapus Bank KBMI 1

6 November 2025 | 16:22
Diponegoro pantas mendapat apresiasi Keraton Surakarta karena berkatnya, Keraton Yogyakarta kembali menjadi negara Uttama. Sebelumnya, kekalahan atas Perang Sepei dari sebab melawan perintah Raffles, membuat Keraton Yogyakarta dipermalukan. Sultan HB 2 dibuang dan Yogyakarta menjadi negara yang dinilai Nistha. Hal ini karena, Sultan menyerah dan kemudian ditangkap Inggris.

Catatan Kecil Dibalik Diorama Perlawanan Pangeran Diponegoro di Keraton Surakarta

28 September 2025 | 13:19
Menurut Moh Hasan Afandi kembali, mulai penyelenggaraan haji 2026, Kemenhaj meniadakan mekanisme lunas tunda ganti dan menggantinya dengan aturan baru. Apabila ada jamaah yang telah melunasi biaya haji kemudian membatalkan atau menunda keberangkatannya, kursi keberangkatan akan diberikan kepada calon jamaah sesuai nomor urut porsi.

Kemenhaj Hapus Skema Lunas Tunda Ganti di Penyelenggaraan Haji Khusus

21 Juli 2026 | 11:24
dukun-pembunuh-pasutri-tegal-pernah-habisi-9-orang

Fakta Terbaru Kasus Dukun Pembunuh Pasutri di Tegal

21 Agustus 2025 | 09:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved